PERTEMPURAN LAUT ARU

Sudah beberapa hari ini terlihat bapaku sibuk sekali. Sesekali dia mencari2 dokumen didalam tas usangnya,lain waktu terlihat mengernyitkan keningnya lalu mengisi sebuah form dengan pensil. Krn penasaran aku lsg bertanya pd nya. Rupanya dia sedang mengurus u/ menjadi veteran.sudah berkali2 ibu memaksa u/ segera mengurus veterannya,tapi rupanya dia blom berniat.baru kemarin pas didepan rumahnya diadakan pertemuan veteran ranting klp gading beliau br berminat."selain bisa banyak ketemu temen2 lama juga lumayan tunjangan per bulannya lah".setelah aku liat2 dokumennya aku baru tau klo bapaku dulu pernah ikut beberapa operasi trikora,dwikora.pemberontakan DI/TII.yang menarik adl piagam yang klo gak salah ditanda tangani mayjend soeharto/AH nasution dlm operasi dwikora. Walau bapaku gak ikut kontak tembak langsung dan termasuk yg selamat tp tetap dapat penghargaan hehehe.....tahun 60an dia adalah ABK KRI macan kumbang, Salah satu diantara kapal yang ikut dlm "pertempuran" yg terkenal dengan pertempuran laut aru(laut arafuru) nya komodor josaphat Soedarso (Yos Soedarso). Krn penasaran dgn cerita pertempuran tsb,aku coba cari2 di google ttg pertempuran tsb yg selalu diperingati tiap tgl 15 januari sbg hari Dharma Samudra.

Dari berbagai sumber termasuk dari bapaku yang pernah menjadi ABK KRI macan kumbang itu aku dapet gambaran ttg pertempuran laut aru itu sbb,

Sudah beberapa hari ini terlihat bapaku sibuk sekali. Sesekali dia mencari2 dokumen didalam tas usangnya,lain waktu terlihat mengernyitkan keningnya lalu mengisi sebuah form dengan pensil. Krn penasaran aku lsg bertanya pd nya. Rupanya dia sedang mengurus u/ menjadi veteran.sudah berkali2 ibu memaksa u/ segera mengurus veterannya,tapi rupanya dia blom berniat.baru kemarin pas didepan rumahnya diadakan pertemuan veteran ranting klp gading beliau br berminat."selain bisa banyak ketemu temen2 lama juga lumayan tunjangan per bulannya lah".setelah aku liat2 dokumennya aku baru tau klo bapaku dulu pernah ikut beberapa operasi Trikora,Dwikora dan Pemberontakan DI/TII.yang menarik adl piagam yang klo gak salah ditanda tangani Mayjend Soeharto/AH nasution dlm operasi Dwikora. Walau bapaku gak ikut kontak tembak langsung dan termasuk yg selamat tp tetap dapat penghargaan hehehe.....tahun 60an dia adalah ABK KRI macan kumbang, Salah satu diantara kapal yang ikut dlm "pertempuran" yg terkenal dengan pertempuran laut aru(laut arafuru) nya Komodor Josaphat Soedarso (Yos Soedarso). Krn penasaran dgn cerita pertempuran tsb,aku coba cari2 di google ttg pertempuran tsb yg selalu diperingati tiap tgl 15 januari sbg hari Dharma Samudra.

Dari berbagai sumber termasuk dari bapaku, aku dapet gambaran tentang pertempuran laut aru itu sebagai berikut,

Peristiwa pertempuran laut aru bermula pd tahun 1962, dibentuk suatu Operasi Militer, yang bernama Komando Mandala Pembebasan Irian Barat dengan komandon Mayjen Soeharto-dibentuk tanggal 2 Januari 1962 sebagai manifestasi dari tiga Komando Rakyat (Trikora) yang dicetuskan oleh Presiden Sukarno pada tanggal 19 Desember 1961 ,strategi operasi militer yang terbagi dalam tiga fase : Fase Infiltrasi (penyusupan), Fase Eksploitasi (serangan massif terhadap pusat kekuatan lawan) dan Fase Konsolidasi (penguasaan secara mutlak Irian Barat). Pada fase infiltrasi, dilakukan dengan menyusupkan pleton tugas (kebanyakan orang dari irian) yang telah dilatih oleh AD ke irian barat (Vlakte Hoek) . Namun pada awal pembentukannya misi ini adalah sebuah task force dan belum menjadi operasi gabungan krn pd saat itu koordinasi antar angkatan masih buruk.Angkatan laut diminta membawa pleton tugas. Setelah sebelumnya TNI AU pun mengantar satgas yang lain ke letfuan.

Saat itu komandan eskader adalah direktur operasi MBAL Kolonel Laut Sudomo namun Komodor Yos Soedarso (sebagai deputi I operasi KSAL) yang nota bene pangkatnya lebih tinggi dari beliau turut serta.Agaknya hal ini agak disesalkan o/ sudomo(dlm wawancara dgn metro TV) krn bisa mengacau chain of comand (rantai komanndo). Namun krn semangat bertempur dan tekad dari Yos Soedarso akan membawa tanah langsung dari irian barat u/ditunjukan pd anggota dewan dan akan menancapkan bendera merah putih di irian barat. Beliau berkata "Klo kmu (soedomo-red) ikut aku juga ikut"

Misi yang dilakukan empat kapal Motor Torpedo Boats/MTB terbilang sangat berani dan penuh risiko, karena sebelum bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, senjata andalan pada keempat MTB yang berupa Torpedo 21 inci (bentuk awal dari Rudal tapi belum ber pengendali) telah dipreteli dulu, dengan maksud agar mampu mengangkut pasukan yang lebih banyak dan perahu karet untuk mendarat ke pantai.(sebagian mengatakan stock torpedo terbatas krn embargo dari inggris). Misi ini merupakan misi rahasia, bahkan saking rahasianya pengisian bahan bakar serta logistik tambahan untuk menempuh perjalanan dari Tanjung Priok ke Irian Barat harus dilakukan di tengah malam, tanpa boleh berlabuh di semua pelabuhan yang dilewati. Di tengah perjalanan KRI Singa kehabisan bahan bakar sehingga hanya tersisa tiga MTB yang harus melanjutkan misi tersebut. Ketiga MTB pun tidak diperkenankan menggunakan radio Komunikasi untuk berkomunikasi selain dengan sesama MTB peserta operasi (taktik radio silent)

Hari H pukul 17.00 waktu setempat, KRI Harimau berada di depan, membawa antara lain Kol. Sudomo, Kol. Mursyid, dan Kapten Tondomulyo sebagai kapten kapal.Di belakangnya adalah KRI Macan Tutul yang dinaiki Komodor Yos Sudarso dengan kapten kapal Wiratno. Sedangkan di urutan paling belakang adalah KRI Macan Kumbang.

Menjelang pukul 21.00, Kol. Mursyid melihat radar blips pada lintasan depan yang akan dilewati iringan tiga kapal itu. Dua di sebelah kanan dan satu di kiri.(2 kapal jenis freegat ,Hr Ms Evertsen dan Hr Ms Kortenaer ,satunya lagi adalah kapal Induk Karl Doorman) tanda blips tidak bergerak, menandakan kapal-kapal sedang berhenti. Ketiga KRI tetap melaju. Tiba-tiba terdengar dengung pesawat neptune belanda mendekat, lalu menjatuhkan flare (merah menyala terang) yang tergantung pada parasut. Keadaan menjadi terang-benderang, dalam waktu cukup lama.

Kapal Belanda melepaskan tembakan peringatan yang jatuh di samping KRI Harimau. Kol. Sudomo memerintahkan untuk balas menembak.Lalu KRI macan tutul menembakan tembakan balasan namun tidak mengenai sasaran. Berbekal titik api dari moncong tembakan itulah mungkin belanda berhasil menargetkan sasaran tepat ke lambung kapal & ruang kendali KRI macan tutul.mengakibatkan beberapa anggota terluka termasuk kapten kapal wiratno.Dalam keadaan darurat, Komando kapal macan tutul kemudian diambil alih Yos Soedarso.

Keadaan semakin genting.Lalu Kol Soedomo memerintahkan ketiga kapal u/ berputar ke kanan arah 239 derajat. Kolonel soedomo menyadari pertempuran tidak seimbang.Krn ketiga KRI hanya dipersenjatai senapan mesin anti pesawat terbang berupa senjata 12.7mm dan meriam 40 mm yang tidak bisa menjangkau target kapal² belanda dan tidak membawa torpedo sama sekali sehingga tidak mungkin menghadapi kapal belanda yang jauh lebih kuat(berjenis freegat dan destroy mempunyai meriam 4,7inci(12 cm), jadi bertahan dengan formasi apapun akan percuma.

Dua KRI berhasil berbalik arah,namun KRI macan tutul malah lurus (agak kekanan) mendekati kapal belanda Mr eversten. Ada beberapa versi mengapa KRI tsb malah menghampiri kapal belanda. Sebagian mengatakan kendali kapal macet sehingga tidak bisa berputar haluan, malah menuju kearah musuh. Ada pula yg mengatakan Yos Soedarso sengaja memerintahkan kapal tetap melaju kedepan untuk mengorbankan diri agar ke dua kapal lainnya selamat (Soedomo mengkritik keputusan yos soedarso ini yg dianggap salah olehnya), lainnya mengatakan komando salah dengar, harusnya kapal menuju 239derajat malah 329derajat sehingga arahnya lurus. Nakhoda kapal (kelasi suharmadji) dlm sebuah wawancara berkeyakinan dia mendengar perintah u/ tetap maju. Mungkin waktu itu keadaan sangat genting dengan ruang kendali yang sudah rusak. Komodor Yos soedarso melalui radio meneriakan perintah "kobarkan semangat pertempuran".

Karena berusaha mendekati kapal musuh,dan pihak belanda menyangka KRI macan tutul membawa torpedo bersiap u/ melakukan torpedo run(serangan torpedo), krn u/ melakukan serangan tsb, MTB harus mendekat u/ memenuhi jarak tembak torpedo(sebagaimana diketahui efek rusak torpedo jauh lebih sadis drpd pluru meriam biasa) maka dari itu segala tembakan belanda dikonsentrasikan ke macan tutul hingga akhirnya ia tenggelam.

Dalam kejadian itu 25 ABK KRI macan tutul tewas selebihnya yang selamat ditawan belanda. Dalam tawanan belanda,saksi hidup dari ABK KRI macan tutul diperlihatkan photo2 beberapa KRI termasuk photo KRI Macan Tutul.Ini menyiratkan bhw operasi rahasia ini sempat bocor. Blum lagi kapal2 belanda dengan persenjataan lengkap yang telah siap menyambut kedatangan KRI di perairan aru mengindikasikan adanya operasi kontra intelijen u/ melawan intelijen indonesia.

Operasi Trikora ,Secara militer tidak menghasilkan kemenangan secara taktis. tetapi secara strategis, Operasi ini membuahkan hasil untuk Indonesia. Amerika mendesak dan bahkan mengembargo Belanda agar terjadi perundingan antara indonesia dan belanda. Amerika pun khawatir indonesia berpaling ke Uni Soviet. Lagipula faktanya kekuatan militer indonesia lebih unggul dibanding belanda. Angkatan udara indonesia waktu itu adalah terbesar kedua di asia setelah china.

Setelah kejadian ini angkatan udara dipersalahkan krn tidak melindungi dari udara operasi KRI tsb.Saat itu angkatan udara adalah "anak emas" soekarno. Akhirnya panglima AU diganti dari Suryadharma ke Oemar Dhani.

simak hal miris dibawah ini

Gagal namun dinilai heroik
Hari Sabtu, 20 Januari 1962, diadakan rapat di Istana Bogor yang dipimpin oleh Bung Karno, untuk mengangkat Laksamana Muda Omar Dhani sebagai KSAU yang baru. Setelah itu langsung diadakan briefing mengenai peristiwa Aru. Kolonel Mursyid sebagai komandan tim juga sudah kembali untuk memberikan paparan. Begitu paparan selesai, suasana di ruang rapat yang terletak di sayap kiri Istana Bogor itu jadi mencekam, serius, sepi, dan semua diam. Seakan-akan menikmati rasa kemenangan dan kepahlawanan. Yos Sudarso gugur, operasi gagal, namun dinilai heroik.

Keheningan kemudian dipecahkan oleh Presiden Soekarno. "Siapa yang mau tanya atau minta penjelasan?"

Ternyata, Omar Dhani satu-satunya yang bertanya, "Tadi dikatakan oleh Kolonel Mursyid bahwa hari H -3, H -2, H -1, bahkan pada hari H-nya sendiri sudah ada pesawat Belanda melakukan pengintaian di tempat rendezvous. Artinya, Belanda sudah tahu iring-iringan kapal kita. Sebagai seorang komandan, entah komandan regu, komandan batalyon, bahkan panglima angkatan sekalipun yang diberi tugas dengan target tertentu, dengan data dan info pada saat itu, kalau dalam melaksanakan tugasnya itu kemudian menemui situasi dan kondisi yang berbeda, apalagi bertentangan dengan data dan info yang ia dapatkan sebelumnya, mereka punya hak untuk mengubah taktik guna mencapai sasaran semula. Apakah pada misi tanggal 15 Januari itu dilakukan perubahan taktik? Yaitu, setelah jelas-jelas ada pengintaian pesawat Belanda yang terus-menerus?"

Kolonel Mursyid menjawab, "Tidak ada perubahan karena ...." lalu beliau menekankan pentingnya operasi ini krn sebuah tugas negara,tuntutan rakyat dll.

Bung Karno kemudian bertanya, "Bagaimana Omar Dhani?"

Lalu Omar Dhani menjawab, "Sudah, Paduka Yang Mulia."

Rapat diskors dan semua menuju beranda untuk makan siang.

Setelah mengambil makanan, Bung Karno duduk di kursi rotan sendirian. Ia memanggil Omar Dhani agar duduk di sebelah kirinya dan bertanya, "Kamu kelihatannya belum puas dengan jawaban Mursyid. Mengapa?"

Omar Dhani menjawab, "Pertama, mereka tidak melakukan revisi rencana operasi, itu kecerobohan. Kedua, tiga kapal Belanda, kalau benar laporan Kolonel Mursyid, bukannya sedang patroli seperti yang diberitakan pers, tetapi mereka berhenti pada jalur pelayaran kapal kita. Maar we werden opgewacht, tetapi tiga kapal kita disanggong. Ini berarti rencana kita sudah bocor, dan bocornya bukan di Aru, tetapi di Jakarta.
Langsung Presiden Soekarno bilang, "Je hebt gelijk, kamu benar."

Setelah makan siang selesai, rapat dilanjutkan namun hanya seperempat jam. Presiden mengimbau agar pesan terakhir Komodor Yos Sudarso dilaksanakan dan kerahasiaan ditingkatkan. Kebocoran dalam peristiwa Aru sama sekali tidak disinggung.

Kebesaran Bung Karno

"Akan aku ceritakan kepadamu sesuatu yang belum pernah kuceritakan pada orang lain," kata Omar Dhani beberapa saat setelah keluar dari penjara. Mantan KSAU itu menyadari bahwa Bung Karno telah mengambil keputusan yang tepat. Lebih mendahulukan kepentingan nasional daripada kepentingan angkatan, apalagi kelompok yang lebih kecil. Bung Karno telah dengan sangat jeli mengetahui bahwa Omar Dhani tidak puas dengan jawaban Kol. Mursyid, dan dengan cara elegan serta luwes memaksa Omar Dhani untuk menyatakan kepuasannya.

Bung Karno tidak membongkar adanya kebocoran karena hal itu bisa menimbulkan rasa tidak enak antarangkatan. Bung Karno membiarkan suatu kegagalan dan kesalahan menjadi suatu tindakan yang heroik. Ia menjadikan teriakan tempur Yos Sudarso, "Kobarkan semangat pertempuran," secara maksimal. Itulah kebesaran Bung Karno yang akhirnya bisa dimengerti para pimpinan AURI, Sebagai ahli strategi militer, Bung Karno dengan cepat memanfaatkan kekalahan dalam satu pertempuran menjadi suatu kemenangan politis dan psikologis yang kemudian memenangkan peperangan. "kobarkan semangat pertempuran"

GUNANYA JARI TENGAH ADALAH .....

Comments

Anonymous Sunday, April 13, 2008 2:12:20 PM

Foxtrot writes: Tangkyu man, Tulisannya berguna buat anakku belajar sejarah

Anonymous Tuesday, May 26, 2009 7:50:40 AM

tary writes: ceritanya mengingatkan aku akan skolahq... SMU YOS SUDARSO DOBO. yang kebetulan ada di Kabupaten Kepulauan Aru, yang berbatasan langsung dengan laut Arafuru. "KOBARKAN SEMANGAT PERJUANGAN" adalah kata2 yang sering skli aku dengar selama 6 tahun bersekolah di SMP maupun SMU Yos sudarso. Kata-kata itu yang menjadi motivasiku untuk terus berjuang dalam pendidikan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Tetap semangat para pejuang muda. dan terima kasih para pahlawan. God bless Indonesia.

Anonymous Thursday, September 10, 2009 8:19:20 AM

tri writes: Kisah yang menarik,... dan yang menarik lagi orangtua nanda yang menjadi pelaku sejarah. Seandainya saya bisa ketemu denganbeliau dan bercerita tentang kisah laut aru,... senang sekali. Bisa kah, tolong katakan ada fans nya ingin berjumpa. thanks -trie- tcyani@yahoo.com

Anonymous Monday, October 26, 2009 3:44:10 PM

Anonymous writes: sjak pertma kalinya membaca kisah ttg pperangan laut aru dan pengorbanan komodor Yos Soedarso, saya slalu trharu bhkan sampai nangis.. hmm, mnkin krna sya cewe(jdinya cengeng klo dnger bginian.pdhal saya ga cengeng lo!) ato krna memang rasa prjuangan itu bner2 ngena d prasaan saya.. skarang saya lgi ngerjain tugas kuliah PKN yg judulnya 'rela berkorban' n keinget sma kisah laut aru.. lagi2 saya nangis bca crita ini.. trharu sma pngorbnanan Yos Soedarso.. n trnyta anda juga ngelengkapin dngan kemantapan seorang pejuang, insinyur, pemimpin, Presiden pertama negara Indonesia, Bung Karno atas pemikirannya yg membuat saya makin cinta Beliau, dn makin cinta Indonesia yg ddapat dri sgala pengorbanan ank bangsanyaa.., makasii.. bsok klo msuk klas PKN sya ga bkal mnggerutu lgi dh krna ga nyambung ma kuliah teknik saya.. n sya mkin smangad myelesein tgas nii.. thx a lot pkonya..

Anonymous Friday, January 22, 2010 5:01:33 AM

de iraz writes: oke banget bener2 ngebantu aku di evaluasi hari ini diskul MENARIK UNTUK DI BACA!!!!!

Anonymous Friday, January 22, 2010 10:15:36 AM

Nawwar Mubarak writes: thankz ya ceritax!!!aq dri dlu pengen bangt thu kisah pahlawan faforit aq Kom Yos Sudarsoe

Anonymous Monday, February 8, 2010 11:43:28 AM

Fajar Nugros writes: Halo mas, boleh kenal sama ayahnya nggak ya? saya pengen dengar ceritanya langsung dari beliau.. seru!

Anonymous Wednesday, February 10, 2010 10:24:42 AM

mail writes: Bro, minta ijin copas tulisannya n upload dikaskus, Bagus banget ceritanya, pasti sejarah ini berguna bagi temen2 yang laen.

Anonymous Wednesday, February 10, 2010 10:25:07 AM

Anonymous writes: Bro, minta ijin copas tulisannya n upload dikaskus, Bagus banget ceritanya, pasti sejarah ini berguna bagi temen2 yang laen.

Anonymous Tuesday, May 18, 2010 4:29:42 AM

Anonymous writes: Bro, aku mau tau dong nama bapakmu, coz bapakku juga ada di KRI Macan Kumbang. Kapal yang ada di TMII itu Macan Kumbang atau Harimau ya, kata ibuku kapal perang ayahku persis kaya yang di TMII

teguh widodoteguh_widodo Wednesday, May 19, 2010 8:54:25 AM

maaf temans baru sempet buka blog ini lagi.
silahken di copy paste mas...
bapak saya mempunyai stambuk /NRP 22676.
just info: KRI yang berada di TMII adalah KRI HARIMAU yang mulai ditempatkan disana sekitar januari 1990. Tidak semua KRI yang ikut dalam operasi pembebasan irian barat bernasib sebaik KRI HARIMAU.
KRI MACAN KUMBANG sudah hancur menjadi besi tua.
KRI HIU tenggelam karena jadi sasaran tembak saat latihan.
Adapun KRI HARIMAU bernasib lebih baik karena sempat ditumpangi oleh Panglima Mandala yang memimpin operasi Pembebasan Irian Barat, Mayjen. Soeharto (mantan presiden). Lalu tahun 1990 kapal berukuran 42,5 x 7m itu ditempatkan sebagai koleksi Museum Purna Bhakti Pertiwi (TMII)

Anonymous Monday, May 31, 2010 3:58:15 AM

Mira writes: Hi Teguh, kemaren aku ngobrol sama papaku yang ada di KRI Macan Kumbang, cerita tentang perang di Irian Barat. Pada saat itu. Komandan di Harimau tempat pak Domo adalah pak Samuel Muda, Komandan KRI Macan Kumbang pak Sido Paromo, beliau sudah almarhum, dan papaku wakilnya. Yang kamu cerita emang bener, tapi kebocoran misi itu berasal dari info tentara sekutu Amerika yang saat itu sudah punya teknologi radar melalui satelit. Dan pada saat KRI Macan Kumbang diperintahkan untuk menyalakan radar, sudah ada 2 kapal Belanda dalam jarak 7 dan 15 mil. Kapal Belanda jauh lebih besar dari MTB sekitar 3 kalinya dan lebih canggih, kalo nda salah sebutannya destroyer. Setiap tg 15 januari selalu diadakan upacara Dharma Samudera, tapi sekarang udah ga ada lagi semenjak KSAL ganti yang baru. Tapi aku bener2 takjub ada orang-orang hebat yang mau nganter nyawanya untuk membela negara. Ayah kamu dan papaku kalo bisa ketemu bagus juga ya, bisa bernostalgia

teguh widodoteguh_widodo Tuesday, June 1, 2010 7:09:41 AM

Betul mbak mira, komandan kapal di KRI HARIMAU kapten Samuel Muda, KRI MACAN KUMBANG kapten sidhoparomo (alumnus AAL '60).
Pak Sudomo saat itu baru naik pangkat menjadi kolonel, kolonel mursyid adalah asisten operasi KASAD. Saat itu tiap kapal membawa 30 ABK dan 40 infiltran yg telah dilatih TNI AD yg merupakan asli warga irian yg pro ke pemerintah RI.

Banyak versi mengenai kebocoran misi tersebut, salah satunya versi dari Letnan H Muckar Danoe seorang asli indonesia tapi menjadi AL belanda, Kuninklijkc Marine (KM). Saat itu Muckar Danoe sedang berpatroli dengan pesawat neptune, dan menguntit iring2an kapal MTB tsb kemudian ia mengirim peringatan dini kepada 3 kapal belanda yang tengah berpatroli yakni Hr. Ms. Eversten, Hr. Ms. Kortenaez dan Hr Ms Utrecht.

Salam kenal mbak mira. Klo boleh tau mbak mira tinggal dimana? Bapak saya tinggal di komp TNI AL klp gading. Alhamdulillah sekarang sudah bergabung di LVRI jadi banyak berjumpa dengan temen2 seperjuangannya dulu...

Anonymous Wednesday, June 2, 2010 6:25:09 AM

Mira writes: Bapak saya tinggal di Pangkalan Jati, komp. TNI AL juga. Ternyata kamu banyak tau juga, lumayan ingetin pelajaran sejarah ni. Oya salam kenal juga...

teguh widodoteguh_widodo Friday, June 4, 2010 4:11:48 AM

wah gak nyangka, mungkin dulu bapak saya anak buah bapaknya mbak mira ya hehe....
mangga atuh kapan2 main ke kodamar...bigsmile

Anonymous Sunday, June 6, 2010 3:34:03 AM

Mira writes: Papaku minta di print cerita kamu ini loh...dia penasaran bapak kamu siapa, kok dibuku angkatan papaku nda ada NRP bapak kamu ya. Bapak kamu lulusan AL kapan?

teguh widodoteguh_widodo Monday, June 7, 2010 7:03:19 AM

Betul mbak mira, lulusan al tapi gak tau lulusan tahun berapa.
aku juga mo tanya2 sm bapaku, tapi orangnya lagi pulang kampung, jadi gak sempet tanya2. Nti klo udah balik saya tanyaken lagi.
Salam buat papanya mbak mira...

Anonymous Friday, June 11, 2010 9:29:49 AM

Ragang writes: Untuk Informasi saja mas Teguh, KRI. Macan Kumbang sempat dibeli oleh bapak SIDHOPAROMO alm. Setelah dibeli, kemudian ditarik ke pelabuhan Merak. Sempat dibersihkan juga oleh beliau, tetapi karena memang sudah sangat tua, akhirnya tenggelam di perairan sekitar pelabuhan Merak. Kelanjutannya saya kurang tahu, karena kejadiannya sewaktu saya masih di sekolah dasar. Terima kasih...

teguh widodoteguh_widodo Monday, June 14, 2010 3:25:17 AM

terimakasih infonya mas....
justru saya baru tau klo KRI bisa dibeli smile
mbak mira gimana tuh? papanya mbak mira mungkin lebih tahu...

Anonymous Wednesday, June 16, 2010 5:59:44 AM

Fauzan writes: Mas slm knl? Bpk sy jg veteran perang laut aru. (KRI Macan Kumbang). Saya mau tanya alamat mas yg di kodamar? Soalnya sy jg tinggal di kodamar..Tq

teguh widodoteguh_widodo Wednesday, June 16, 2010 7:23:37 AM

salam kenal mas fauzan....
via PM aja mas...email saya widodo08@gmail.com

Anonymous Wednesday, June 16, 2010 12:38:23 PM

Anonymous writes: Mas di YM ada ga? atau FB sy di (fauzan_201280@yahoo.com). nt ada yg mau saya tanyain sm mas?? Tq

Anonymous Thursday, June 17, 2010 12:28:44 PM

Ragang writes: OH.., saya tidak tahu kalau informasi saya menimbulkan pertanyaan seperti itu. Maaf. Sewaktu dibeli, KRI Macan Kumbang sudah dalam keadaan di"preteli" (senjata sudah tidak ada semua). Pak Sidho hanya ingin mempertahankan san kalau bisa merenovasi KRI Macan Kumbang dari pada hanya untuk sasaran tembak latihan. Maaf sekali lagi kalau kelancangan orang tua saya dengan membeli kapal itu dengan maksud seperti yang saya sebutkan di atas, ternyata sangat menyinggung perasaan mas teguh. Ok mas, saya persilahkan saja untuk dilanjutkan diskusinya...

Anonymous Wednesday, June 23, 2010 3:09:58 AM

Anonymous writes: Pertanyaan sy ga di bales2x mas!! namanya bpk mas siapa? sy sdh PM mas loh, soalnya di NRP papanya mba Mira jg ga ada. Mas yakin bpknya dulu di Macan Kumbang?? Bpk saya sm teman2x nya tanyain nama Bpk nya situ loh.. soalnya veteran perang aru yg tinggal di kodamar bpk sy tau semua tmpt tinggalnya.

teguh widodoteguh_widodo Wednesday, June 23, 2010 5:08:12 AM

mohon maaf teman2, udah lama gak nengokin blog ini.
To mas ragang...
Salam kenal mas.Gak ada maksud apa2 tentang pertanyaan saya "justru saya baru tau kalo KRI bisa dibeli" diatas mas.
Saya malah salut sama papanya mas yg masih berusaha untuk "mempertahankan" KRI kebanggaan tsb dari kepunahan walau akhirnya harus tenggelam juga. Saya turut prihatin bila KRI lainnya yang mempunyai nilai sejarah harus tenggelam tanpa bekas.Semoga kisah2 heroik bapak2 kita tetap terkenang dan tak lekang oleh waktu.
Mas fauzan n unonymous...
salam kenal ...mohon maaf saya baru liat inboxnya, sudah saya reply.Maaf juga krn saya salah mencantumkan NRP bapak, blom dikonfirmasi karena beliau masih di magelang...
thx b4

Anonymous Tuesday, August 31, 2010 10:32:35 AM

solihin writes: tidak semua kru macan tutul gugur,salah satunya adalah orang tua saya yang sampai saatini belum mendapatkan penghargaan sama sekali,info ;mochammad_solihin@yahoo.co.id

teguh widodoteguh_widodo Wednesday, September 1, 2010 7:29:38 AM

betul mas solihin, tidak semua abk macan tutul gugur semua
"Dalam kejadian itu 25 ABK KRI macan tutul tewas selebihnya yang selamat ditawan belanda."
wah knapa gak diurus veterannya? sayang sekali mas...
but anyway sejarah tetap mencatat keberanian dan pengorbanan bapak2 kita dalam berjuang mempertahankan kemerdekaan RI tanpa mengharapkan imbalan.

Anonymous Monday, November 29, 2010 1:03:31 PM

harry writes: mas! mau tanya tentang kapten samuel muda. pangkat terakhir beliau apa ya? dan jabatan tertinggi beliau apa? karena referensi saya tentang tokoh ini sangat sedikit. mohon info ya! thanks v much

Anonymous Thursday, January 6, 2011 10:04:15 AM

Anonymous writes: guh ..dikau spt seniorku diboedoet dulu ...hehehe ..salam kenal deh .. tengkyu

Anonymous Sunday, January 9, 2011 9:34:27 AM

viki sang pemimpi writes: terima kasih,, sudah menuliskan cerita perang laut aru yang membuat aku bisa termotifasi untuk belajar ( masih kelas 3 SMP ) sebentar lagipun akan ada UN karena cerita yang aku dengar dari guru sejarahku aku tertarik untuk mencari cerita laut aru rupanya saya bisa mendengar cerita dari salah satu anak dari seorang pejuang ^^ saya sangat berterima kasih sekali

Anonymous Tuesday, January 18, 2011 11:04:10 AM

Anonymous writes: Ortu mas Teguh Nrp-nya 22676 (5 Angka) ini Nrp Bintara/ Tamtama masukan tahun 1961. Sedangkan Ortu Mbak Mira, wakil komandan (Istilah dulu Perwira I, istilah sekarang Perwira Pelaksana atau Palaksa) Macan Kumbang, pasti Nrp nya 3 atau 4 angka kemudian ada slash P nya (Singkatan dari Perwira), contohnya : Nrp. 1296/P (Ini Nrp nya Alm. Pak Arifin - mantan Kasal - AAL VII/1960). Sebenarnya cerita Pertempuran Laut Aru, bukan seperti itu. Ini kata bapak kos saya, Pak Dullah, yang merupakan salah satu ABK Macan Tutul yang selamat, sekarang beliau tinggal di komplek kodamar Sunter jl. Cekatan No. 41. Menurutnya, Yos Sudarso gak sempat mengucapkan kata2 itu, karena Yos Sudarso terluka cukup parah dan dipeluk sama Pak Dullah sambil berteriak ...Medik..Medik. Malahan Kapten Wiratno, meninggal paling awal karena tertembak peluru kapal Belanda.

Anonymous Thursday, January 27, 2011 12:46:52 PM

Anonymous writes: 3 fregat belanda itu Hr. Ms. Evertsen Hr. Ms. Kortenaer Hr. Ms. Utrecht bukan kapal induk. kapal induk belanda saat itu ada di hollandia, (jayapura) thank.

Anonymous Thursday, January 27, 2011 12:54:33 PM

Anonymous writes: sombong! tp ceritanya ngaco..' cape de..

Anonymous Monday, January 31, 2011 2:37:27 AM

Grandong writes: Anonymous writes: sombong! tp ceritanya ngaco..' cape de.. Yang ngaco di bagian mana ya, Mas? Kalo ada referensi lain, tolong disampaikan. Kita terbuka untuk dikritik kok...

Anonymous Wednesday, May 25, 2011 3:55:38 PM

aziz werkheiser writes: maaf, agan widodo, tolong add facebook saya dong, saya ingin banyak bertanya tentang asal muasal cerita ini, secara dalam,.. fb : azizwerkheiser1994@live.com

Anonymous Wednesday, June 1, 2011 3:46:17 AM

teguh widodo writes: sudah di add gan...

Anonymous Saturday, June 11, 2011 5:31:25 PM

Anonymous writes: Saya nemu tulisan ini ketika sedang browsing, cari gambar kapal perang buat tugas anak. Salut buat para pendahulu kita. Saya yakin pertempuran itu adalah pertempuran yang heroik, sebagaimana pertempuran laut selalu begitu (hanya bisa menyerang dan menghindar, tidak bisa sembunyi sambil menyerang atau sembunyi terus lari) soal perbedaan cerita, sudah lazim juga terjadi. Ingat kisah tewasnya Brigadir Jenderal Mallaby, peristiwa bendera di hotel oranje, bahkan masih menjadi perdebatan siapa yang perannya paling signifikan atas keberhasilan pasukan amerika masuk eropa, jenderal patton atau montgomery.

Anonymous Wednesday, July 6, 2011 2:20:08 AM

Anonymous writes: mantap ceritanya !!! terima kasih sudah membantu saya untuk menyelesaikan tugas komandan :D

Rak kopenlidien Sunday, September 25, 2011 8:10:08 AM

maaaaaaaaaas saya minta tolong di mana letak makam yoss sudarso... Karna kakek saya juga ikut bersama beliu..... Saya sudah cari di google tpi ga nemu2..kebutalan saat ini saya menuju bali..saya pengeeeeeeeeeen melihat makam kakek saya.. Email saya lidien@live.com terimakasih

Anonymous Saturday, October 22, 2011 11:39:58 AM

Anonymous writes: bapakku salah satu yg selamat...menurut bapakku memang peritah seperti itu untuk menyelamatkan dua kapal yg lain

Rak kopenlidien Tuesday, November 22, 2011 11:27:49 AM

bang klo slamat boleh ga minta info nya

Anonymous Tuesday, December 6, 2011 11:33:23 PM

20038/P writes: Thanks buat ceritanya,,, ternyata ada versi lain dari yang kubaca selama ini,,,, "KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN!!!"

Rak kopenlidien Thursday, December 8, 2011 3:11:43 AM

banyak versi..yang di ceritakan nenek q beda lagi..mistery lah pokok nya..

Anonymous Monday, January 23, 2012 9:13:03 AM

siapa aku ga penting writes: Saya sapai miris dan sempat menitikan air mata setelah membaca dan memahami versi ini.saya ambil hikmah dari cerita ini betapa mulia dan beraninya..beliau beliau...saya tidak membenarkan atau menyalahkan versi ini..tapi satu yang jelas..mereka semua rela mati dengann semangat yang berkobar kobar...

Rak kopenlidien Friday, January 27, 2012 3:05:41 PM

setidak2 nya aku dan kluargak q di beri tahu dimana makam kakek ku

How to use Quote function:

  1. Select some text
  2. Click on the Quote link

Write a comment

Comment
(BBcode and HTML is turned off for anonymous user comments.)

If you can't read the words, press the small reload icon.


Smilies