Ortu Pilih Kasih
Thursday, April 22, 2010 8:12:40 AM
.jpg)
Ada pertanyaan dari guru kami => mengenai orang tua yang pilih kasih dalam keluarga, misal sama anak sulung dia sayang sedang kelakuan pada anak bungsu berbeda banget, keras dan kebalikan dari si sulung tadi. Gimana menurutmu?? dan sialnya lagi pertanyaan ini mampir buat gw.. fuiihh...
gw jawab deh.. karena ini kak (mggilnya kak), ortu bisa demikian bukan karena dari sifat ortunya yg pilih kasih tapi bisa jadi karena anak2 berkelakuan tdk sesuai dengan kemauan/ajaran nilai dari orang tua jadi ortu merasa disepelekan shg ortu juga menyepelekan anak itu. Dari sini mengapa timbul kesannya ada pilih kasih dalam keluarga.
trus temen gw yg lain nanggapin klo, anak2 secara alami dia pengen deket ke ayah ato ke ibunya - kemungkinan ini didasari pada pihak yg lebih sering melindungi dia - umumnya cwe lbih deket ke pa2nya klo cwo ke ma2nya. Jadi apabila ada kasus pilih kasih, ortu lah yg bertanggung jawab krn anak hanya mengikuti nalurinya u/ lbh dekat pada ayah ato ibunya ato.. mungkin sebaiknya keduanya ya haha.
trus ada tanggpan lain, klo sebenernya ortu kadang memiliki nilai2 yang berbeda dlm keluarga. kadang bokap marah2 karena satu hal yg ga baik kpd seorang anak, tapi si nyokap malah melindungi dan membela sang anak.. dari sini jadinya timbul kesan pilih kasih juga..
ternyata tanggapan2 diatas emang ada benarnya dan ada kekurangannya u/ setiap tanggapan..
ternyata point yang ingin disampaikan guru kami adalah :
Konsep Menanggapi Pilih Kasih dalam Keluarga
-> edisi sudut pndang anak mgkin nanti disampeikan jg yg sudut pandang bokap, nyokap, pakdhe, simbah, dll
Konsepnya spt ini, Seorang anak harus memiliki pandangan bahwa ada 2 jenis perlakuan ortu kepada anak2 mereka.
- Sebagai Anak yang Disayangi
- Sebagai Anak yang Dibanggakan
1. Sebagai Anak yang Disayangi
Adanya anak yang lebih disayangi di keluarga, inilah yg biasanya menjadi awal timbulnya issue pilih kasih di keluarga. Tapi u/ konsep ini memang orang tua akan memilih anak yang akan mendapat perlindungan lebih, anak yang dididik dengan lembut sehingga terkesan dimanjakan. Biasanya ortu memilih anak yg dilindungi ini karena anak ini memiliki kelemahan, suatu sakit, ato pengalaman psikis antara dia & orang tuanya. tapi bukan berarti anak ini dimanjakan, dia tetap dididik dengan nilai2 yang sama dengan jenis anak yg satunya hanya saja cara mendidiknya tidak seberat anak yg dibanggakan.
2. Sebagai Anak yang Dibanggakan
Orang tua memberikan perlakuan yang sedikit keras kepada anak yang dibanggakan, nilai2 yang diberikan mungkin sama dengan anak yg disayang tapi cara mendidiknya sedikit punya standart lebih tinggi karena ortu ingin membentuk dia menjadi orang yg bener2 bisa dibanggakan oleh ortu. Biasanya ortu memilih anak dijadikan anak yg dibanggakan bukan berdasarkan karena benci, sehingga dididik begitu keras, tapi ortu melihat potensi bahwa anak itu sanggup untuk digembleng menjadi anak yg membanggakan.
Dari konsep diatas ingin disampaikan bahwa sebenarnya tidak ada pilih kasih dalam keluarga yg dilakukan oleh orang tua. Jadi kita ato anak2 yg lain, apabila orang tua Anda memberikan pengajaran yang berat/keras kepada Anda, maka ortu anda ingin menjadikan anda anak yang bisa dibanggakan. jadi jangan sakit hati atau merasa dendam kepada orang tua anda.. tanamkan selalu bahwa orang tua anda cinta dan ingin membentuk Anda menjadi orang yang dibanggakan.
Jika Anda merasa dididik dengan lebih pelan dari cara pertama diatas, mungkin Anda anak yg dikasihi ortu. mungkin anda merasa baik2 saja dikeluarga - karena pasti sodara anda yg iri akan posisi ini. tapi harap dimengerti bahwa, orang tua lebih menyuarakan cerita mengenai perkembangan "anak yang dibanggakan" apabila mereka dalam pertemuan dengan orang tua lain, mereka akan bercerita tentang anak yang dibanggakan karena anak jenis ini dibentuk untuk dibanggakan, dan saat2 bercerita itulah anak yang dibanggakan menjadi isi otak dari ortu u/ disampaikan. Jadi jika anda merasa sbg anak yg dikasihi, tunjukkan kepada ortu & sodara anda bahwa anda sanggup juga untuk dibanggakan.. sedangkan untuk anak yg dibanggakan, jangan mengecewakan didikan ortu anda. karena ada saatnya anda berterima kasih atas perlakuan tersebut - ini jg berlaku u/ anak yg disayang sih -
seperti itulah yg disampaikan guru kami, mgkin bisa dipikirkan lagi mksud2nya soalnya menyampaikan isi kepala dlm tulisan tnyata susah juga yee hahaha...
oya guru jg berpesan bahwa : orang tua kita bukan super heroes.. ada kalanya mereka salah, ada kalanya mereka mengecewakan, tapi tetap sayangi orang tua kalian.. karena mereka selalu ingin anaknya menjadi seorang yg baik.
GBU!











