Subscribe to RSS feed

Sticky post

Merry X'mas and Happy New Year

, ,

Christmas is only hours to go and New Year is just around the corner ..... me, my wife Lia and our little Rafa would like to wish all of you guys, aunts and uncle, in OPERA LAND
A Wonderful Christmas and a Joyful New Year bigsmile



Thank you Aunty Lea and Aunty Sylvia for the great pictures,
you guys really capture the moments.....
and also Uncle Advent an Aunt Andini for letting us
use your house to take the pictures he he p

Sticky post

WELCOME TO MY WORLD

, , , ...

歓迎 velkommenمرحبا

Selamat Datang
welkom स्वागत
ברוך הבא vítejte





It's been a pleasure for me to have such a wonderfull new friends here in Opera Community



GUYS PLEASE SIGN IN AT MY GUEST BOOK YAH... yes
JUST WRITE SOMETHING NICE AT THE COMMENT HE HE.


I prefer to add friends that I 'know' just like in the real world smile


Thank u 4 the idea ya Bea, Mas, and Arian



Tahun 2011 untuk Seorang Toridei

,

Malam Pagi itu Toridei duduk sendiri di ruang tamunya...berhadapan dengan laptop kecilnya seraya jari-jari tanggungnya dengan kikuk mencoba menuliskan sekelumit torehan sejarah kecil. Sejarah selama setahun yang akan segera dihabiskan itu.

Tahun 2011 merupakan tahun yang sangat spesial dalam hidupnya....tahun dimana tangan-tangan Tuhan Sang Khalik benar-benar bekerja dalam hidupnya. Tangan itu menekan, memeras dan terkadang menyentilnya namun tidak pernah meninggalkannya.....Tangan Tuhan yang sama selalu ada untuk menuntunnya, mendorong dan juga mengangkat Toridei ke tempat yang lebih tinggi.

Tantangan usaha yang telah menekan kuknya selama beberapa tahun sebelumnya serasa bertambah berat di awal tahun ini. Jalan setapak yang dilalui terasa membawanya ke lembah yang semakin dalam dan mulai gelap... namun nur Illahi tidak pernah hilang dari pandangannya, walau serasa melihat lilin di atas puncak yang tak tergapai....cahaya itu menunutunnya dan menjadi penanda bahwa lembah ini akan segara berganti dengan padang keceriaan, cahaya harapan.

Ia pun bersyukur bahwa dalam perjalanannya ia tak pernah sendiri. Kerap melintas dalam tapaknya utusan Tuhan yang mengingatkan bahwa langkahnya tak boleh gontai, bahwa kepalanya tak boleh tertunduk, bahwa lilin kecil itu tak pernah mati, lilin harapan yang sejatinya adalah cahaya api Allah yang tak terpadamkan.
Salah seorang pelintas itu tak pernah meninggalkannya, malah telah mendorongnya semenjak setahun sebelumnya....tulang rusuknya.
Perempuan itu telah menjadi leher yang menopang kepalanya, tulang rusuk yang melindungi hatinya dan mata bagi jiwanya. Terima kasih Tuhan atas pendamping setia yang sepadan yang Engkau berikan kepada hamba-Mu.

Dalam perjalanan berikutnya, dalam bayang kecemasan lahirlah bagi Toridei sebuah kabar baik, Beshara, anak yang dititipkan oleh Tuhan sebagai jawaban Sang Khalik atas keraguan kemampuan diri Toridei.
Bagi Toridei, Beshara merupakan tanda bahwa ia mampu untuk mengatasi segala tantangan diri dan keluar dari lembah keputusasaan dan menuju puncak terang keberhasilan.

Walau Lubang-lubang dalam di jalan setapak itu masih kerap menjatuhkannya dan berakal masih kerap mengantukkan kakinya, namun sekarang ia bertekad untuk selalu berdiri.....da ia selalu berdiri lagi.
Semakin ia berjalan terasa semakin berat, lereng semakin curam dan nafas semakin sesak....namun dengan ilham yang diberikan sang Cahaya, Toridei sadar itu adalah tanda bahwa turunan menuju lembah telah digantikan tanjakan menuju bukit kemenangan.

Dari bukit kemenangan terlihat semburat cahaya lilin kecil itu kini telah berubah menjadi kilau api yang semakin jelas baginya. Batu-batu penghalang mulai disusunnya kembali menjadi batu pijakan. Cahaya Tuhan telah menuntunnya melihat cakrawala baru dimana disana telah menunggu gunung-gunung kesempatan untuk didaki dan dilampaui.



(Wanderer above the Sea of Fog (1818) by Caspar David Friedrich)


Tangan Tuhan sungguh menepati segala janjiNya...di penghujung Tahun ini Toridei boleh melihat dirinya keluar dari lembah dalam itu, diangkat oleh tangan perkasa.
Terima kasih Tuhan atas waktu yag berikan kepadaku detik ini dan saat ini.

Trah SARPAN

, ,

starBLOG ini masih dalam tahap pengerjaan dan belum selesai.
Mohon apabila ada masukkan dan juga pembetulan dapat langsung ditulis di komentar atau kirim ke email komti_2000@yahoo.co.id.



TRAH SARPAN

Berikut adalah silsilah keturunan dari Mbah Sarpan dengan Saijah (Mbah Sin)


1. Soediharjo (Oko)
2. Hardjo Kusiar
3. Ngadinah
4. Aminah
5. Kusman
6. Kusno

Untuk kepentingan penulisan ini maka yang akan ditulis adalah keturunan beliau dari anaknya yang bernama Soediharjo (Oko). Berikut adalah silsilah keturunan

1. Hubertus Soediharjo (Oko) dengan Agnes Rusni:

Read more...

Maps of the World

, , ,



Siapa yang ingat pelajaran peta buta?
"Dimanakah ibu kota provinsi xxxx ?" he he dan kita diminta menunjukkannya di depan seluruh kelas.....saya sih sudah lupa bigsmile dan saya sampai sekarang masih bingung aplikasi langsung dari pelajaran itu apa sih?

Namun terlepas dari penting tidaknya pelajaran peta buta diajarkan di bangku sekolah...SAYA SUKA PETA love suka suka suka bahkan mengumpulkan peta adalah salah satu hobi saya yang masih 'hidup' sampai sekarang. Kecintaan saya akan peta bukan dikarenakan saya dididik untuk menjadi seorang geologis, NOPE...jauh sebelum itu saya sudah sangat menyenangi 'membaca peta' dari peta dunia hingga peta lokasi WC di sebuah mall he he lol

Kesenangan ini dimulai semenjak 1996, saat itu kami sekeluarga mendapatkan berkat untuk bisa pergi ke Amerika (dulu masih murah dolar sob). Bersama dengan om yang saat itu masih kuliah disana, kami sekeluarga menghabisakan 2 minggu penuh melintasi Amerika dari Chicago hingga San Francisco via jalan darat menggunakan mobil sewaan. Selama perjalanan saya menjadi navigator om saya dengan membantu dia membaca peta jalan. Peta jalan itu mencangkup SELURUH jaringan 'highway' se AS(Keren abis!! Sayang peta itu tidak boleh dibawa pulang karena harus dikembalikan bersama mobil sewaannya sad ) Pulang dari 'Road Trip' itu saya sudah jadi seorang maniak peta




Siapa sih yang butuh peta kertas zaman sekarang? Sekarang katanya zamannya peta dijital. Setiap orang yang punya hape berkoneksi internet sudah pasti akan dengan mudah mendapatkan informasi posisi, lalu-lintas jalan, lokasi menarik, sampai lokasi teman-teman kita hanya dengan menggunakan fasilitas seperti google map. Apalagi apabila kita sedang berada di lokasi yang jarang kita lewati atau di negara lain...hanya tekan beberapa tombol dan......VOILLAwizard ....dan kita tidak NYASAR lagi. CEPAT dan MUDAH. Tapi bagi saya kayaknya ada yang kurang...jangan salah, menurut saya teknologi peta dijital sangat luar biasa dan sangat membantu, saya pun sering menggunakannya saat mencari jalan-jalan tikus di Jakarta.

'Kayaknya ada yang kurang' itu adalah sensasi NYASAR sambil mencari jalan atau lokasi di sebuah tempat asing sambil membuka peta kertas di tangan sambil mengingat-ingat jalan-jalan yang telah ditelusuri. Memberikan perhatian ekstra kepada bangunan dan lokasi sekitar sherlock .
Atau suatu sore di hari Sabtu duduk di beranda sambil membuka-buka peta sebuah kota yang belum pernah kita kunjungi sambil melayangkan imajinasi serasa kita sedang menjelajahi kota tersebut....hal itu tidak akan didapatkan dengan menggunakan sebuah peta dijital di hape, pad, atau layar PC. BEDA!!

Sekarang, tiap kali melancong ke suatu kota atau negara lain saya selalu menyempatkan diri mengumpulkan berbagai macam peta yang bisa saya dapatkan. Atau bila ada kerabat atau teman yang akan bepergian saya selalu titip peta he he.





Salah satu impian saya adalah untuk mendirikan sebuah usaha yang bergerak dalam penyediaan jasa kartografi (istilah keren peta sob) bekerja sama dengan pemerintah daerah dan juga industri lokal untuk mempromosikan potensi kota dan dareah di Indonesia (kebanyakan daerah di Indonesia belum memiliki data pemetaan yang memadai!!...mudah2an ada orang BAKOSURTANAL yg baca)