Saturday, September 3, 2011 3:36:58 PM
agama, speak up, family
Awal bulan September ini, sebuah kenangan indah tertoreh dalam ingatanku.
Dari kiri ke kanan: Nenek Ida, Kakek Bambang, Opa Tarto, Oma Eli, Eyang Agnes dan Yang kung TheoBaru beberapa hari yang lalu saudara-saudaraku umat Muslim merayakan Idul Fitri, hari kemenangan bagi orang yang telah mengalahkan dirinya sendiri. JIHAD BESAR. Salah satu bagian terpenting dalam merayakan hari Lebaran itu adalah dengan saling kunjung-mengunjungi saudara, kerabat dan juga teman. Mempererat tali silaturahmi 
Foto diatas diambil saat kami sekeluarga mengunjungi orang tua saya di Bandung untuk bersama-sama merayakan Idul Fitri. Nah kaitannya dengan foto diatas walaupun awalnya foto diatas saya ambil sebagai kenang-kenangan agar kelak anak saya tahu siapa-siapa saja leluhurnya....namun saya baru menyadari bahwa foto diatas juga menggambarkan arti sebuah Kebersamaan dalam Keberagaman ...SILATURAHIM...
Dalam foto itu adalah semua kakek-nenek, opa-oma, dan eyang-eyang dari Rafa.
Yap, Rafa memiliki tiga pasang grand parents, satu pasang dari mamahnya dan dua pasang dari saya.Read more...
Sunday, July 31, 2011 12:00:00 PM
ramadhan, agama, fasting, puasa
Tidak terasa waktu cepat berlalu dan esok hari tanggal 1 Agustus saudara-saudaraku yang beragama Islam kembali memasuki bulan yang penuh rahmat, bulan Ramadhan.
Time flies...and tomorrow on august 1st my Muslim brothers will enter the Holy month of Ramadhan.
Buat saya, walaupun seorang Katholik, saya sangat menyukai dan menanti-nantikan bulan puasa ini. Bukan karena ingin ikut berpuasa, namun saya sangat senang dengan suasana yang dibawanya.
For me, even tough I'm a Catholic, I very much love this month of fasting. Not that I want to fast, but I really like the atmosphere that it brings.
Di hari-hari awal Ramadhan jalan-jalan di Jakarta akan terasa lengang walaupun di tengah hari kerja
, karena biasanya pada saat-saat tersebut orang jarang keluar kantor...penyesuaian he he. saat menjelang buka puasa orang bergegas pulang untuk berbuka dengan keluarga. Yang biasanya 'gak' pernah ketemu anaknya sekarang bisa makan satu meja menyantap makanan buatan sang ibu...wuih kekeluargaan sekali deh. Malamnya saya melihat kehangatan dan sapaan dari para tetangga yang berduyun-duyun ke masjid untuk sholat taraweh sekeluarga.
Waktu saya kecil saya sering menunggu teman-teman saya yang sedang sholat taraweh di samping masjid di dekat rumah, setelah mereka selesai baru kami bermain lagi hehe
In the early days of the month the streets of Jakarta are quite, like the town is deserted. People seldom came out from the office or from anywhere for that matter. Adjusting he he. When the fasting day draw to a close, people rush to go back to their homes to break the fast with their family. those who usually haven't got the time to be with their kids now can eat at the family table enjoying mom's cocking...I love the warmth.
When I was a kid I usually waited by the Mosque near my house for my friends finishing their Taraweh. So we can play again after it.
Menjelang pertengahan dan akhir dari bulan Ramadhan ceritanya berbeda lagi...ini saatnya untuk bersilaturahmi dengan teman-teman yang sudah lama tidak bertemu, buka bersama...BUKBER. Dengan teman-teman SMP, SMA, kuliah dan teman-teman kerja. extra dining budget he he:chef:
biasanya kita dah sibuk atur jadwal kapan, dimana dan siapa-siapa saja yang akan datang he he he Rempong:p dan biasanya saya yang kena tugas atur dan take tempat.
By mid and near the end of the Holy month there is a different story. it's time to have our reunion with our long lost friends. with friends from Junior high, senior high, and college. We gather up for what we called BUKA BERSAMA-breaking the fast together. extra dining budget he he
Akhirnya dipenghujung Ramadhan merupakan saatnya bertemu saudara-saudara dan kerabat keluarga. Saling mengunjungi dan yang penting...saling meminta dan memberikan MAAF. Tidak kalah penting, buat saya minimal, adalah saling MENCICIPI makanan yang disediakan he he....makan lagi yang dipikir.
saatnya bagi saya untuk mengunjungi ayah saya Muslim untuk mohon maaf dan berkatnya. Indah sekali.
Finally at the end of the month it is the time to meet and seek forgiveness from our relatives and families. It's also the time for me to meet with my dad, my real dad, who is a Muslim to seek his forgiveness and blessing. Just beautiful.
Pokoknya bulan ini saya rasa bukan berkat bagi yang Muslim saja, tapi semua manusia yang mengagungkan kasih, persaudaraan dan damai.
The Ramadhan is not a blessing just for the Muslim, but to all who glorify love, friendship and peaceDalam rangka itu izinkan saya sekeluarga mohon maaf setulus hati.
Selamat menjalankan ibadah puasa saudara-saudaraku......
from your Christian brother.
Monday, October 26, 2009 6:45:44 AM
kebebasan beragama, agama, toleransi, speak out
...
Salam Sejahtera untuk kita semua,...baru saja saya melihat tayangan yang memilukan hati...
Sesaat yang lalu sebuah tayangan berita sebuah televisi swata memberitakan sebuah berita bertajuk "Ajaran Sesat", saya tertarik untuk menyaksikan lebih dalam mengenai berita tersebut.
Betapa terkejutnya saya saat mengetahui isi berita tersebut:
Tuntutan sekelompok orang di Tulung Agung, Jawa Timur yang meminta pemerintah menghentikan, atau dalam bahasa halusnya 'menertibkan', kegiatan keagamaan kelompok yang menamakan dirinya pemeluk agama Bahai'i. Penertiban ini diminta oleh warga dikarenakan para pemeluk agama Bahai'i ini dianggap melakukan pencemaran salah satu agama yang diakui pemerintah.
Apakah ini yang dinamakan kebebasan beragama?
Read more...
Friday, August 21, 2009 11:11:50 PM
religion, Tuhan, puasa, ramadhan
...
Last month I came to cross an old issue of National Geographic Magazine dated December 2001, the front cover really fascinated me....it was an oil painting of an old man having in one hand -what appear to be- his son, held at the face posing to be sacrificed. And at the other hand having an angel holding him back from cutting the son's throat using a dagger... really is a moving image.
Later, I learn that the painting is taken from Rembrandt's The Sacrifice of Abraham .
The reason I took the time to celebrate this piece of memory of mine
.....is to celebrates Abraham unfailing faith toward God....the same Divine God that the Jew, Christian, and Muslim worship.
For today...this morning... my fellow Muslim brother and sister will start embark on their month of inner pilgrimage ....the Ramadhan, blessed month bulan seribu bulan....these will also be a testament of their faith toward God.MARHABAN YA RAMADHAN
Kami sekeluarga mengucapkan
" SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 1430 H "
from you Christian Brethren
Toridei & family-
Monday, September 29, 2008 5:31:56 PM
sekularitas, atheis, setan, agama
...
Sekarang kita hidup di dunia yang katanya ‘mentolelir’ segala
macam kepercayaan…. dari yang percaya akan tuhan, yang bertuhan satu
ataupun yang berpoli-tuhan, tuhan yang materiil maupun spirituil, sampai yang bertuhankan
‘musuh’-nya Tuhan….si Setan, Iblis, Dajjal
atau apapun namanya si
musuh Tuhan itu!! Hingga
yang tidak bertuhan alias sekuler-ateis. Semuanya
–terima tidak terima- merupakan
kenyataan hidup yang ada di antara kita
semua.
Read more...