Skip navigation.

Telephony for all people

free and confidencs communications

Konsep UTRAN NETWORK

Ø UTRAN dan System Architecture
utran architecture
Defenisi umum UTRAN
Radio WCDMA adalah pembeda utama dari UTRAN 3G dari BSS 2G
○ Arcitecture UTRAN di kembangkan berdasarakan prinsip dan konsep yang hampir sama dari GSM
○ Tidak ada yang hal yang benar2 baru dalam pengembangan teknologi ini
○ Bagian dari UTRAN sendiri antara lain yaitu : RNC,RXI/SAXC,RBS


WCDMA architecture

Ø UTRAN Basic Concept

○ UTRAN mengandung beberapa element set dari Radio Network Subsystem (RNS) yang terhubung dengan Core Netwrok melalui interface Iu
○ RNS mengandung beberapa element set Radio Network Controller (RNC)didalam nya lagi terdapat beberapa Node B yang terhubung dengan RNC melalui Iub interface
○ Sebuah Node B bisa mendukung mode FDD, mode TDD atau dual mode operation
○ RNC bertanggung jawab untuk memutuskan proses Handover dan hal ini membutuhkan signaling dari UE
○ RNC membandingkan sebuah proses combaining/spliting untuk mendukung macro diversertiy diatara Node B yang berbeda
○ Pada UTRAN ,RNC dapat dihubungkan dengan interface logical Iur dan Iur secara bersamaan


Ø Hirarchical Utran Architecture

○ Satu element yang lebih tinggi mengontrol beberapa element yang ada di bawah nya
○ Elemen pada layer yang lebih bawah hanya mempunyai satu master

Ø RNC RULES

○ Memperhatikan satu koneksi antara UTRAN dan UE dan adapun rules RNC yaitu
• Service RNC yang mengontrol koneksi ke UE
• Mengarahkan service RNC untuk mengontrol sebagaian UE
○ Selain mengontrol UE ,RNC juga mengontrol Node B


2. General Protocol Principles in UTRAN

Ø Access Stratum dan Access non Stratum

○ Komunikasi antara UE dan CN merupakan akses non stratum
○ Akses stratum menyediakan service untuk akses non stratum
• UTRAN adalah akses stratum
• Iu adalah akses stratum

Ø General Protocol model for UTRAN Terrestrial interfaces

○ Layer dan Plane adalah logical independent terhadap yang lainya

Ø Elementary Precedures [EP]

○ Ada tiga class untuk EP :
• Class 1 : Request and Response [Failure or success]
• Class 2 : Request without Response
• Class 3 : Request and Possibility for many responses
○ Bersifat independence terahdap lainnya (interaksi hanya terjadi jika untuk kasus khusus)

Ø Client - Server Model

○ Kelakuan dari Client unspecified
○ Sedangkan kelaukan dari server clearly and thoroughly

Ø Backward dan Forward Compatibility

○ Tidak ada number version dalam message
○ Precedure dan Ies utama mempunyai "explicit ID" dan "critally" yang mengidentifikasikan apa yang di request dari penerima jika tidak di mengerti
○ Struktur dari ID dan critally bisa selalu di dicode dengan catatan bahwa struktur nya tidak berubah
○ Membutuhkan penanganan dari informasi tentang ASN
• En/decoding
•

3. Iu Interface

Iu interface

Ø Iu Functional SplitPrinciple

○ Semua radio yang berhubungan dengan masalah dalam radio network dan semua service yang berhubungan dengan masalah dalam Core Network (CN)
○ Kebanyakan fungsi dari Iu mencakup dua aspek
• Split responsibilitty
• Utran menyediakan service ke Core network
○ Biasanya UTRAN "Provide" dan CN "Control"

Preference ENUM (Multi Query ENUM number)

, , , ...

setelah sebelum nya kita sudah belajar bagai mana sebuah server enum di buat ,, maka kali ini saya akan coba share tentang Preference ENUM ,ak mulai dari definisi

what Preference ENUM it's ?
dalam era Next Generation Network Id (identitas) adalah hak pengguna dimana user mempunya berbagai device seperti telepon seluler,telepon fix, email dan rekening dalam satu Id (preference)sehingga akan lebih mudah dalam mengintegrasikan semua layanan dalam satu sistem.. dimana hampir sama dengan konsep IMS yang sebelumnya kita tela bahas ..

how to set up this system ?
sebagaimana kita tahu bagaimana fungsi ENUM number (buat yang blom tau tenang aja .. dijelasin kok ) :D
ENUM (electronic number) adalah sistem penagalamatan supaya alamat dalam bentuk number bisa di kenali dalam betu URI (ex: uchan@myhome.com) dan begitu juga sebalik nya .. back to topic ..trus bagai mana cara buat nya ?
beberpa sistem yang kita butuhkan dalam teknologi antara lain :
1. VoIP server sebagai Proxy Server
2. DNS server sebagai Resolve name Server
3. Router sebagai Gateway ke Analog Network (ex:PSTN)
4. beberapa client baik IP phone /Analog Phone

setelah beberapa required diatas telah ada sekarang kita akan mulai mengkonfigurasi ',,,,
let begin the war bro.... to be continue (ada janji ma teman gw nie hari .. )Homer: Doh!

Welcome to IMS World

, , , ...

yuhuuuu...akhir nya ada waktu lagi buat nambahin materi nie blog ... kali ini gw mo share tentang IMS, mungking buat beberapa orang masih asing denger tuh istilah, tapi buat yang udah advance langsung aja bro liat tuh cara istalasi nya ...open ims

buat yang belom engeh...apa tuh IMS dikit gw gambarin mahkluk apa sich tuh IMS ,, gini bro sepengetahuan gw ..mungkin lo2 pada bisa nambahin klo ada yang kurang dari penjelasasn gw :smile: ..IMS (IP Multimedia System)adalah suatu sistem dimana semua proses atau precedur operasi dilakukan berbasis IP yang mana fungsi nya adalah untuk menjadi wadah/interface dari semua doamin teknologi yang telah ada ... contoh nya teknologi circuit switch (PSTN), teknologi celuler (GSM/CDMA),dan teknologi Paket switch (Internet)
sehingga semua domain teknologi tersebut bisa berinterkoneksi secara baik dan bukan hany itu tapi dari segi service nya juga bisa berjalan dengan baik ketika melewati dua atau lebih domain yang berbeda ...

Why we need IMS ?
mungkin lo ada yang bertanya seperti pertanyaan di atas ? :smile: ,alasan pertama seperti gw bilang diatas bahwa IMS adalah teknologi yang berjalan di domain paket, seperti kita tahu bahwa service yang di berikan di dunia paket menggunakan parameter best effor tidak ada penjaminan yang di berikan oleh suatu sistem sehingga hal yang terjadi di lapangan adalah misal VoIP terkadang suatu waktu suara kita dapat di dengarkan oleh lawan bicara kita dengan jelas tapi ada kala nya suara tersebut tidak dapat dipahami karna kualitas yang menurun secara drastis ... dengan IMS kita bisa memberikan penjaminan kualitas layanan yang terjaga atau yang sering disebut dengan QoS (Quality Of Service)...

selain itu juga memacu perkembangan teknologi secara berantai ... misalya untuk dunia usaha kini setiap orang tidak perlu ada kendala jarak dan waktu untuk melakukan sebuah transaksi semua terbundle dalam suatu sepertiQif extentions format
waduh sory harus terhenti dulu nie ... diajak meeting ma si boz... to be continue (dadabubby) :smile:

Open IMS (FOKUS research study)

@ Quick Install
Berikut adalah presedur yang harul di lalui ketika kita ingin menginstal OpenIMS dengan metoda subvertion “the whole things is pre-configured and pre-provisioned with a set of minimal data that should be enough for a simple "Alice-calls-Bob" trial.”
@ Langkah Pra installation
Buat direktory baru untuk menyimpan file OpenIMS
mkdir /opt/OpenIMSCore
cd /opt/OpenIMSCore
Buat direktori baru untuk sistem FhoSS dan lakukan subvertion pada direktory tersebut
mkdir FHoSS
svn checkout http://svn.berlios.de/svnroot/repos/openimscore/FHoSS/trunk FHoSS
kemudian kembali kita membuat direktory baru untuk sistem engine VoIP server dalam hal ini ser_ims
mkdir ser_ims
svn checkout http://svn.berlios.de/svnroot/repos/openimscore/ser_ims/trunk ser_ims
setelah proses tersebut selesai maka kita akan mengcompile source yang sudah tersimpan pada direktory FHoSS
cd FHoSS
ant compile deploy
cd ..
kemudian proses selanjutnya mengcompile source yang ada di direktory ser_ims
cd ser_ims
make install-libs all
cd ..
setelah proses compilasi semua source telah dikompile maka selanjutnya kita akan membuat parameter untuk database nya dalam hal ini kita akan menggunakan mysql database nya
mysql -u root -p < FHoSS/scripts/hss_db.sql
mysql -u root -p < FHoSS/scripts/userdata.sql
mysql -u root -p < ser_ims/cfg/icscf.sql

cp ser_ims/cfg/*.cfg .
cp ser_ims/cfg/*.xml .
cp ser_ims/cfg/*.sh .
@ langkah pertama
•Hardware requirements
-Dibutuhkan sebuah pc dengan level setingkat/lebih tinggi dengan linux desktop
-Jika kita menginginkan ultimate performance maka:
Tambahkan beberapa Gigabyte untuk RAM
Gunakan beberpa CPU /Core network (load share)
Gigabite Ethernet akan lebih membantu
•Network Acces
•Software requirements

Call flow IS-41 MAP (CDMA network message)

Call flow IS-41 MAP
1.Beberapa identitas penting yang digunakan dalam jaringan CDMA (in AS-41 MAP layer) diantaranya :
•MSID (Mobile station Identity) bisa di satukan dari dua bentuk yaitu, MIN (Mobile Identification Number) dimana 10 digit mengidentifikasikan sebuah subcribers dalam jaringan CDMA , IMSI (International Mobile Station Identity ) dimana terdiri atas 15 digit yang di bentuk sesuai dengan standar E.212

•ESN (Electronic Serial Number) yaitu nomor identitas dari suatu MS yang di berikan oleh perusahaan manufaktur yang membuatnya
•Seperti namanya HLR adalah network element yang bertanggung jawab untuk tetap melacak current location dari sebuah nobile station , dimana VLR menyimpan sebuah salinan temporary profile subcriber yang didownload saat mengunjungi sebuah network dan mengaturnya selama MS masih dalam area roaming
•Untuk menjaga lokasi dari suatu MS yang terakhir, disana terdapat perbedaan event ketika proses regristration berjalan, beberapa keadaan tersebut adalah :

•MS Power On registration
•MS Power Down de-registration
•Timer based registration
•Zone based registration
•Distance based registration
•Autonomous registration
•Etc.


a)Mobile station berpindah dari MSC/VLR-2 to MSC/VLR-1, mobile station request untuk “Location Update” ke pada network , MSC/VLR-1 mengirimkan message IS-41 yang disebut dengan Registration Notification (REGNOT) ke HLR dengan parameter yang berbeda yang termasuk di dalamnya, parameter yang paling penting diantaranya MIN, MIN digunakan sebagai primary key oleh HLR untuk mencari record subcribers didalam databasenya
b)HLR membandingkan MSCID/PC_SSN paramter yang diterima dengan nilai yang paramter yang di simpan dalam dynamic databasenya, HLR mencari MS (yang di identifikasi oleh MIN) yang telah di daftarkan pada MSC/VLR-2
c) MSC/VLR-2 menghapus record dari MIN tersebut dari databases nya dan mengirimkan response REGCANC kepada HLR, HLR menyimpan paramater MSCID/PC_SSN yang baru pada data dynamic nya
d)Ketika menerima “REGCANC” from MSC/VLR-2 , HLR sends “REGNOT” response kepada MSC/VLR-1 dengan profile subcriber termasuk di dalamnya MDN dari subcriber, Call Originating/Terminating capabililities, SMS originating/terminating capabilities, Data Service capabilities, dan service tambahan lainnya seperti Call Waiting, Call Conferencing, Call Forward dan lainnya

•Sekali sebuah mobile station di di regristrasikan kepada area MSC/VLR, capabilities Call Originating subcribers dikenali oleh VLR, seperti pada saat Call Originating, MSC akan mengecheck profile subribers di VLR untuk allow atau disallow Call originating untuk di berikan kepada subcriber, sebuah bagian dari proses authentification pada saat Call Originating tidak ada lagi pertukaran message IS-41
•Dalam lingkungan mobile, sebuah mobile station biasanya satu dan hanya satu HLR walaupun subcriber mungkin akan melakukan roaming melewati network yang berbeda atau MSC/VLR, informasi terakhir akan disimpan di HLR subcriber
•Saat setiap kali terminating call dan terminating SMS ,HLR dibutuhkan untuk di interrogated untuk mencari lokasi subcriber saat ini
•Detail proses Call Flow untuk terminating Call dapat dilihat pada gambar dibawah ini


ISUP call datang pada G-MSC (Gateway MSC) untuk mobile Station

a.G-MSC mengirimkan sebuah message yang disebut dengan Location Request (LOCREQ) ke HLR hal ini untuk menyediakan service untuk mendial MDN, message LOCREQ didalam nya terdapat nomor yang dipanggil dan MSCID/PC_SSN dari G-MSC
b.Dengan proses virtual regristration HLR mengetahui bahwa subcriber di daftarkan di MSC/VLR-1 area. HLR mengirimkan sebuah message yang disebut Routing Request (ROUTREQ) untuk mendapat temporary routable number yang akan digunakan, G-MSC bisa establish a voice call dengan “Serving” MSC (MSC/VLR-1dlam kasus ini )
c.Ketika mendapatakan message ROUTEREQ message, Serving MSC akan mengechek pelanggan current status (busy atau apapun) dan apabila MSC menemukan MS dalam keadaan available maka akan di pasangkan sebuah temporary routing number dari pool of number yang disebut dengan TLDN (Temporary Local directory Number ) , Serving MSC menyimpan kumpulan antara MIN dan TLDN dalam call context memory (temporary storage area ) dan memulain timer untuk menunggu TLDN
d.Di penerima TLDN dari serving MSC, HLR mengirimkan “locreq” response to G-MSC dengan TLDN , G-MCS menggunakan TLDN untuk establish voice path ke serving MSC , On receipt of the ISUP call, the Serving MSC, finds out the MIN (using the TLDN as a key) from the memory & ‘pages’ the MS & release the TLDN for reallocation for the next call

•Dalam kasus network CDMA, setiap MS hanya memiliki satu dan hanya satu Message Centre (MC atau SMSC) , SMS selama di simpan dan di forward menjadi tanggung jawab dari Home MC dari subcriber CDMA
•Ketika sebuah user CDMA originates sebuah SMS disini ada dua methoda yang pertama disebut dengan “Direct” dan yang lainnya disebut “Indirect” methode routing, pada kasus ketika methode “Direct”, originating MSC mengirimkan sebuah message ke MC subcriber tujuan, dalam kasus methode “Indirect” message pertama di kirimkan ke originate MC dan kemudian di teruskan ke subcriber MC tujuan


SMS Call Flow (A) pada saat skenario SMS berhasil di kirim
a.MS ‘B’ teregister pada MSC/VLR-2, MSC mengirimkan message ‘REGNOT’ kepada HLR dengan alamat dirinya sendiri (PC/SSN) seperti ‘SMSAddress’ ke HLR
b.MS ‘A’ mengirimkan sebuah SMS untuk MS ‘B’, MSC-1 mengirimkan message ke MC dari MS ‘B’ (MC-2) melalui message IS-41 yang disebut dengan ‘SMDPP’ (Short Message Delevery Point-to-Point).
c.Message Center mengirimkan ‘SMDPP’ respone untuk acknowledge so penerima dari pesan
d.MC-2 mengirimkan message ‘SMSREQ’ (SMS Request) ke HLR dari MS ‘B’ untuk menemukan subcribers current location dan Status
e.Jika HLR mencari bahwa MS ‘B’ registered, dia akan mengirimakan ‘SMSREQ’ respone dengan MIN dan SMSAddress (alamat dari serving MSC) ke MSC-2
f.Pada sisis penerima response ‘SMSREQ’ MC-2 mengirimkan message ‘SMDPP’ ke MSC yang dikenali dengan ‘SMSAddress’
g.MSC-2 mem paging MS ‘B’ dan mengirimkan message dan mengirimkan respone succesful kepada MC-2 di ‘SMDPP’ message

SMS Call Flows (B) explains the first unsuccessful SMS delivery attempt.

a.MS ‘B’ di derigistered dari MSC/VLR-2, MSC mengirimkan message ‘MSINACT’ ke HLR, yang mana mengidentifikasikan ke HLR bahwa MS ’B’ tidak lagi available
b.HLR menandai MS ‘B’ sebagai ‘Inactive’ dan mengirimkan response ‘MSINACT’ ke MSC/VLR-2
c.MS ‘A’ mengirimkan SMS untuk MS ‘B’ , MSC-1 mengirimkan message ke MC dari MS ‘B’ (i.e MC-2) melalui message IS-41 yang disebut dengan SMDPP (Short Message Delivery Point-to-Point).
d.MC mengirimkan response ‘SMDPP’ untuk acknowledge ke penerima daripada message
e.The MC-2 sends ‘SMSREQ (SMS Request)’ message to the HLR of MS ‘B’, to find out the subscriber’s current location & status.
f.MC-2 mengirimkan message ‘SMSREQ’ (SMS Request) ke HLR dari MS ‘B’ untuk mencari current location dan status subcriber
g.HLR mencari bahwa MS ‘B’ di tandai sebagai ‘Inactive’ dan mengirimkan response ‘SMSREQ’ dengan parameter ‘SMSAccesDeniedReason’ yang diset untuk menandakan bahwa SMS ke MS ini (‘B’) tidak bisa di kirimkan pada saat ini , HLR juga menset sebuah flag yang disebut dengan ‘SMS Delivery Pending Flag (SMDPF)’ yang mengidentifikasikan bahwa sudah disediakan attempt untuk mengirimkan SMS ke MS ini tapi tidak bisa di kirimkan
h.Setelah beberapa waktu ketika MS ‘B’ meng ‘ON’ kan MS , maka akan terjadi proses “Power-up Regristration”. MSC/VLR-2 mengirimkan ‘REGNOT’ ke HLR
i.HLR responds ke ‘REGNOT’ dengan profile subcribers, HLR juga mencari bahwa , against ‘this’ MIN, dan mest flag ‘SMDPF’
...

to be continue....

Frame Relay

, , ,

... kemaren ada junior gw yang tanya .. "mas uchan klo frame relay itu apa ?" berhubung gw lagi sedikit sibuk jadi gw bilang .. besok liat aja di blog ku ..nanti malam ku posting

so langsung aja yang lagi butuh penjelasan tentang frame relay : sok di baca :smile:

pengertian frame relay bisa di bedakan menjadi 2 macam .. pertama di lihat dari sudut pandang protokol
frame relay bisa di artikan sebagai protokol pada jaringan Wide Area Network yang beroperasi pada layer 1 (fisik) dan layer 2 (data link) pada OSI layer dan dapat di implentasikan pada berbagai interface paket network

sedangkan frame relay jika dilihat dari sudup pandang optimasi jaringan bisa di artikan sebagai sebuah sistem atau algoritma perutingan teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang menghubungkan antara LAN, WAN,SNA dan juga internet

adapun fitur2 yang di berikan oleh frame relay antara lain :
  1. kecepatan tinggi
  2. bandwith dynamic
  3. performansi yang baik
  4. overhead rendah
  5. kehandalan tinggi/high reliability


Device2 pada frame relay
sebuah network frame relay bisa di simbolkan dengan awan (cloud) pada sisi acces networknya yaitu endpoint DTE atou Data terminating equitment (PC, Laptop, Printer server, Modem, IP Phone) sedangkang perangkap pada sisi core network antara lain perangkat2 DCE atau Data Communication equetment (Bridge, Router, Vlan ,dll)

Virtual connection pada Frame Relay
jadi yang dimaksud dengan virtual connection adalah jalur/Path yang di defenisikan oleh sebuah software antara dua port interface jaringan sehingga membentuk saluran khusus sehingga trasportasi data dapat berjalan dengan baik ada dua macam jenis virtual connection :
  1. Switched Virtual Connection (SVC)
  2. Permanent Virtual Connection (PVC)


dimana pada SVC ada 4 tahap sebelum data dapat di transmisikan (call setup, data transfer, idling, call terminating) sedangkan pada PVC hanya terdapat 2 tahap yaitu data ransfering dan idling karna berbeda dengan SVC pada PVC koneksi tidak pernah terputus

asterisk with zimbra part 2

yuu setelah proses instalasi zimbra berhasil ...selanjut nya adalah konfigurasi pada proxy sip server dalam hal ini , gw menggunakan TRIXBOX CE 2.6 yang telah gw upgrade dari versi 2.4.2...

sorii di tunda dulu nie ..mo jumatan dulu ..c-u :smile:


okok ----> inget si tichot hehe.. kita lanjutin pembahasan kita yang kemaren .. untuk proses penginstalan server TRIXBOX versi 2.4.2 ini tidak jauh berbeda dengan dengan proses penginstalan server voip pada psotingan gw terdahulu ..tapi ada sediki hal yang memerlukan perhatian yaitu
operating sistem yang di gunakan pada versi ini adalah Centos 5.1 dimana paket gcc pada kondisi defaultnya belum terinstall dan juga jngan lupa pada Centos versi 5.1 ini kita akan menemukan sedikit kesulitan dalam proses pengaupdatan paket karna adanya bugs kunci simetric pada transaksi intsalasi paket secara online menggunakan YUM .. salah satu jalan keluarnya adalah dengan menginstal nya secara manual ..cape sich ,,, tapi puas kok klo dah berhasil (hanya untuk repo centos dan kelauarga ,sedangkan untuk repo trixbox sendiri tidak ada masalah)

update package asterisk
# yum -y update asterisk

setelah proses penginstalan selesai maka hal pertma yang harus kita lakukan adalah mengupdate secra online untuk mendapatkan versi asterisk terbaru

update freepbx
# yum -y update freepbx

salah satu fitur yang menjadi unggulan pada trixbox adalah freepbx yang sudah terintegrasi dengan sever berikut tool networking dan juga monitoring sistem

update trixbox
# yum -y update trixbox

satu hal yang penting lain nya adalah mengupdate sistem trixbox sendiri sehingga versi pada kondisi default yaitu TRIXBOX versi 2.4.2 menjadi versi 2.6.0

mengenable kan fungsi voicemail
karna fitur yang ingin dicapai pada percobaan ini yaitu interkoneksi asterisk dengan zimbra (mail server)
maka fitur voicemail dari trixbox adala fitur yang wajib di enable kan ...adapun settingan sebagai berikut

Ex. (voicemail.conf)

formatnya : nomailbox => (password),(alamat-email)

[suratsuara]
200 => 4545, ivan, ivan@zimbra.com

VoiceMail(mailbox_number@context)
Ex. (extensions.conf)

formatnya : voicemail(nomailbox@context)

exten => 1234,1,Dial(SIP/ivan, 30)
exten => 1234,2,VoiceMail(200@suratsuara)
exten => 1234,3,PlayBack(vm-goodbye)
exten => 1234,4,HangUp()

Zimbra to Asterisk

yuuuhuuuuuuu... ga kerasa dah lama bnget gw ga ngeblog ,, maklum lah tuntutan sidang TA gw yang mengharuskan gw harus fokus ato maksimalin gunain otak gw yang kata ilmuan biasanya hanya terpakain 5 % doang .. terpaksa deh nie blog gw istirahtin dulu ... but storm has gone .. TA gw selesai tinggal wisuda ..kerjaan inysa Allah , ngeblog lagi deh ...


sekarang gw lagi riset bagaimana menginterkoneksikan mail server (Zimbra) dengan asterisk server dimana fungsinya nanti kita dapat menyatukan layanan yang bersifat data maupun suara dalam satu sistim .. untuk Zimbra sendiri di bangun dengan platform Redhat Enterprize 5 sedangkan untuk Voip servernya rencana nya gw bangun dengan Fedora 8 yang bakalan gw inseminasi dengan sistem IP-PBX trixbox but sekarang masih dalam pengerjaan .. lain waktu gw tulis lagi progresnya .. cau :smile:


yuuu... sekarang gw lanjutin lagi ... tentang tema di atas ..

langsung aja .. proses instalasi zimbra ..tutorial ini gw temuin di alamat berikut :
http://megantara.wordpress.com/2007/10/02/dokumentasi-zimbra-455 thank buat megantara mudah2 iklas ilmu nya gw share buat yang lain

Zimbra merupakan sebuah Collaboration Tools yang berbasis opensource.untuk user yang ingin disupport dan fasilitas lebih baik, Zimbra juga menyediakan versi pra-bayar yang terbagi dalam beberapa versi.

Untuk masalah fasilitas, Zimbra lumayan lengkap. Tapi menurutku design Zimbra saat ini lebih cocok untuk small hingga medium enterprise. Salah satu kelemahan yang menyebabkan zimbra belum mampu menyaingi Exchange atau Domino adalah tidak adanya fasilitas workflow. Tapi untuk rata-rata perusahaan dan organisasi yang hanya memerlukan fasilitas Calenderaing, Event Schedule, Meeting, Room & equipment booking, hingga support terhadap blackberry tanpa perlu workflow, Zimbra sudah lebih dari cukup.

Administrator/Implementation Prerequisites Capability

Implementasi ini dapat dilakukan sendiri dengan minimal bantuan orang lain. Bantuan yang mungkin anda perlukan adalah setup MTA dan DNS dari ISP, yang harus dilakukan oleh administrator ISP yang bersangkutan. Untuk suksesnya implementasi, setup berikut ini masuk dalam kategori Not for Dummies tapi ga usah takut .. seperti iklan sabun cuci ga kotor ga belajar ..yang penting kemauan yang keras dan tekad yang kuat..(duh kaya mo perang aja:cool: ), jadi bagi yang masih pemula diharapkan mendapatkan pendamping yang sudah berpengalaman.

Implementasi ini memerlukan kemampuan advance dalam bidang Network Concept, Port scheme, Web Server, ADS/LDAP dan terutama Mail Transport Technology. Kemampuan yang memadai mengenai MYSQL sebagai platform database yang digunakan, akan sangat membantu. Untuk Sistem Operasi, diharapkan mempunyai basic skill pada Linux di saranakan dari keluarga RED HAT dan Windows Server serta Dapat dan mau melakukan RTFM.

Prerequisites Module

Zimbra memiliki dependencies terhadap beberapa file, yang harus sudah terinstall sebelum dilakukan instalasi terhadap zimbra.

Jika akan menggunakan Red Hat Enterprise, Fedora Core dan SuSE sebagai OS, maka server harus memiliki paket² berikut ini

1. JDK, ZIMBRA memerlukan Java sebagai engine
2. NPTL. Native POSIX Thread Library
3. Sudo. Superuser, untuk pendelegasian admins.
4. libidn. Untuk internationalizing domain names in applications (IDNA)
5. cURL. command line tool yang berguna untuk transfer file menggunakan sytax URL.
6. fetchmail. Sebuah utility untuk retrieval remote-mail dan forwarding.
7. GMP. GNU Multiple-Precision Library.
8. compat-libstdcc++-33. Library untuk standard compatibility dengan C++ libraries. NOTE: versi 32-bit dari paket rpm compat-libstdc diperlukan untuk server 32-bit ataupun 64-bit.
Untuk Red Hat Enterprise saja: compat-libstdcc++-296

Zimbra sendiri tidak memerlukan APACHE ataupun tomcat sebagai prerequisite, jadi anda tidak perlu menginstall kedua service itu. Justru jika sudah terdapat APACHE pada system, anda harus menghapus atau setidaknya memindahkan port dari apache.

Port Reservation

Untuk menjamin bahwa service dari zimbra dapat berjalan lancar, pastikan bahwa port-port berikut ini kosong. Untuk cek port anda dapat menggunakan perintah NMAP, contoh:

# nmap mail.myserver.net

Cek status dari Port. Jika pada kolom state muncul keterangan “open”, maka anda harus melakukan cek yang lebih seksama mengenai service yang menggunakan port tersebut. Terdapat kemungkinan bahwa kita harus mematikan service itu, memindah portnya, atau bahkan melakukan uninstall terhadap service tersebut.

Pastikan bahwa port yang terdapat pada daftar dibawah ini tidak muncul dalam kondisi open. Dengan begitu kita asumsikan bahwa port tersebut bebas, dan siap untuk kita gunakan.

Postfix : 25
HTTP : 80
POP3 : 110
IMAP : 143
LDAP : 389
HTTPS : 443
Tomcat IMAP SSL : 993
Tomcat POP SSL : 995
Tomcat LMTP :7025


Selain itu anda haurs disable Sendmail untuk dapat menggunakan Zimbra Collaboration Suite application. Untuk menghentikan Sendmail, jalankan perintah

#/etc/init.d/sendmail stop,

Untuk mematikan servicenya

# chkconfig sendmail off.


Setup Logal FQDN

Pastikan juga bahwa FQDN entry pada /etc/hosts muncul sebelum hostnames. Jika tidak ada, pembuatan Zimbra certificate akan gagal. FQDN entry harus tampak seperti contoh berikut.

127.0.0.1 localhost.myserver.net localhost
192.168.0.252 FQDN mail

Konfigurasi DNS

Pada contoh berikut Server DNS terdapat pada ns.myserver.net. Aturlah agar mail.airmancur.net merupakan sebuah Host (A) dan juga merupakan sebuah Mail Exchanger (MX).

Master

Untuk mendapatkan master Zimbra versi yang paling baru, langsung download aja dari server Zimbra di http://www.zimbra.com/products/.

Target

Default instalasi ZIMBRA menggunakan /OPT/ sebagai active folder. Untuk Home folder dari mail account dapat diatur kemudian menggunakan fasilitas administrasi dari ZIMBRA.

Installation

Dari folder master ZIMBRA jalankan instalasi menggunakan perintah

# ./install.sh

1. Lakukan prosedur sesuai dengan respon yang diminta oleh system. Ada kalanya system akan menanyakan apakah anda akan melakukan upgrade versi atau ingin melakukan fresh install. Jika anda memilih melakukan upgrade maka semua user tidak akan hilang, tetapi jika anda memilih untuk melakukan fresh install, maka semua user anda dihapus.

Log in sebagai root pada server dan cd ke directory dimana file archive tar Zimbra Collaboration Suite disimpan (cd /home/master/zcs). Kemudian untuk unpack file pergunakan perintah berikut.

# tar xzvf [zcs.tgz]

masuk ke directory hasil unpack dari zimbra dan jalankan perintah berikut untuk memulai instalasi.

# ./install.sh

Script install.sh akan melakukan reviews terhadap system dan melakukan verifikasi bahwa packages Zimbra telah tersedia lengkap.

2. Proses installasi akan melakukan cek apakah Sendmail, Postfix, dan MySQL sedang jalan. Jika terdapat salah satu dari ketiga software itu jalan, maka anda akan diminta untuk mematikannya terlebih dahulu. Jika anda mempunyai MySQL yang juga jalan pada server yang sama, sangat direkomendasikan untuk dimatikan juga.

3. Kemudian akan ditampilkan semacam EULA, jika ingin baca cerita boneka baca aja lumayan bikin mata seperti lampu 4 watt (reduuuup ...:worried: ), jika tidak, cukup tekan enter saja


4. Selanjutnya, installer akan melakukan cek terhadap ketersediaan prerequisite software. Jika NPTL, sudo, libidn, cURL, fetchmail, GMP atau compat-libstdc++- belum terinstall, maka proses instalasi akan berhenti. Install terlebih dahulu file-file yang diperlukan, dan ulangi instalasi.

5. Pilih paket-paket yang akan diinstall, untuk melakukan instalasi semua feature ZIMBRA pada satu server, Tekan “Y” untuk semua

6. ketik “Y” kemudian Enter untuk modifikasi pada system. Maka semua paket yang telah dipilih akan diinstall pada server.

Note: Sebelum melakukan konfigurasi, installer akan cek apakah hostname resolvable via DNS. Jika terdapat error maka installer akan menyarankan agar anda mengganti hostname. Saya sarankan bahwa domain name mempunyai MX record pada DNS.

Pada tahap ini, Main menu akan memperlihatkan beberapa isian default untuk kompoen zimbra yang telah anda install. Tanda asterisk disamping pilihan menu menunjukkan bahwa konfigurasi pada menu itu masih mengalami kesalahan. Akan tetapi terdapat satu catatan pada menu pilihan nomer 2 (ldap master host). Konfigurasi untuk bagian ini bukanlah merupakan DC server anda, tapi isilah dengan hostname dari server zimbra bersangkutan.

Untuk menyimpan konfigurasi, akhiri dengan menekan tombol “a” pada Main Menu. Jika masih terdapat konfigurasi yang masih salah atau kurang tepat, maka tidak akan terdapat perintah untuk menekan tombol sebagai fasilitas menyimpan konfigurasi.

Setelah semua proses konfigurasi dan penyimpanannya selesai maka ZIMBRA akan memulai service dari Collaboration Server-nya. Untuk melihat apakah semua service sudah berjalan dengan benar jalankan perintah zmcontrol pada user zimbra, contoh:

# su – zimbra
# zmcontrol status


Untuk menunjukkan bahwa semua service sudah jalan, maka status dari masing-masing service haruslah “Running”. Jika terdapat service yang belum jalan, ketikkan perintah

# zmcontrol start

Post-Installation

Setelah service telah anda pastikan running, untuk melakukan konfigurasi pada server dapat melalui web dengan alamat : https://mail.myserver.net:7071/zimbraAdmin/.

Saya sarankan untuk alamat-alamat public service menggunakan CNAME dan bukan menggunakan nama host (A) sebenarnya. Hal ini akan memudahkan kita menggantikan server atau memindah service ke host yang lain tanpa perlu memerlukan setup ulang pada client. Yang diperlukan hanyalah penyesuaian pada record DNS di NS server.

Untuk interface webmail dapat diakses melalui http://mail.myserver.net.

Configuration

Masuk ke management zimbra melalui web. Pergunakan username dan password yang sudah anda atur pada saat instalasi.

Menggunakan setup default dari ZIMBRA walaupun sudah bisa langsung digunakan, tetapi masih belum secara maksimal. Terutama pada bagian Authentifikasi dengan ADS Server dan pengiriman Email.

Beberapa kondisi default zimbra yang tidak cocok dengan kebutuhan kita, antara lain:
1. Authentifikasi dari zimbra akan menggunakan internal database mereka untuk menyimpan daftar account email. Akan tetapi yang kita perlukan adalah authentifikasi menggunakan ADS. Karena itu diperlukan setup manual untuk menghubungkan ZIMBRA dengan ADS Server.
2. Default domain kita untuk internal adalah myserver.net, sedangkan MTA Server diluar tidak mengenal domain itu sebagai FQDN. Oleh karena itu perlu pada MTA Zimbra perlu diadakan penyesuain mengenai authentifikasi MTA.

Langkah-langkah konfigurasi yang perlu anda lakukan adalah :

1. Setelah anda masuk pada web management zimbra, pilih menu Manage Global Setting pada sebelah kiri. Pilih tabmenu MTA dan aturlah setup sebagai mana contoh dibawah ini.

trunking 2 box Asterisk

yupzz... dah lama ga ngeblog lagi .. maap lagi sibuk bikin buku TA so ga sempet lagi (yaa sedih deh :frown: ).deh
langsung aja deh topik kali ini kt coba bahas tentang gimana sich nyambungin 2 server asterisk
trunk istilah yang biasa digunakan pada studi teknik switching yaitu bagaimana sebuah sentral terkoneksi melalui sebuah node sentral yang ada di keduanya yang biasa di sebut sentral trunking ..so langsung aja
jadi kita mulai aja trunking disni bisa menggunakan protokol2 yang sudah di support oleh asterisk sip dan IAX2 karna dilihat dari faktor kerumitan dan fleksibilitas maka penulis memilih protokol IAX2 sebagai agent trunking

file-file yang berhubungan dengan trunking dengan protokol iax2 yaitu :
1. iax.conf (/etc/asterisk/iax.conf)
2. iax_additional.conf (/etc/asterisk/iax_additional.conf)
3. iax_regristration.conf (/etc/asterisk/iax_regristration.conf)



iax.conf
--------
[general]
bindport = 4569 ; Port to bind to (IAX is 4569)
bindaddr = 0.0.0.0 ; Address to bind to (all addresses on machine)
disallow=all
allow=ulaw
allow=alaw
allow=gsm
mailboxdetail=yes
notransfer=yes

file konfigurasi ini untuk mendeskripsikan settingan umum dari protokol asterisk

1ax_additional.conf
-------------------
[trix2]
username=trix1
type=friend
trunk=yes
secret=password
qualify=yes
host=dynamic
context=from-internal
auth=plaintext

file konfigurasi ini untuk mendeskripsikan user iax yang dijadikan sebagai agen trunking

iax_regristration.conf
-----------------------
register=trix1:password@10.14.200.184

trix1= username
password = password agent
10.14.200.184 = IP server yg trunking

udah gitu aja .. tapi hal diatas harus dilakukan pada masing2 server .. met mencoba

Prinsip ENUM

, , , ...

RFC3761 membahas mengenai ENUM, yang merupakan aplikasi DDDS (Dynamic Delegation Discovery System) pada E.164 untuk menuju ke URI (Uniform Resource Identifiers). E.164 yang sangat penting di dunia telekomunikasi tersebut berasal dari rekomendasi E.164 tentang "The International Public Telecommunication Number Plan" yang dikeluarkan ITU-T pada Mei 1997. Sehingga esensi penting pada RFC3761 yang berjudul “The E.164 to Uniform Resource Identifiers (URI) Dynamic Delegation Discovery System (DDDS) Application (ENUM)” tersebut adalah menerjemahkan incoming call yang berasal dari nomor telepon menjadi suatu terminasi dengan basis URI (Universal Resource Identifiers). Untuk mengetahui ENUM ini sebaiknya harus mengerti mengenai DDDS, seperti halnya diungkapkan pada RFC3761 bahwa untuk memahaminya haru memahai RFC3401. DDDS dideinisikan pada RFC3401, 3402, 3403 dan 3404. Sedangkan URI didefinisikan pada RFC2396.






29 Oktober 2007 - 08:45:15 AM
ENUM (Telephone Numbering Mapping) dan Problematikanya


Lahirnya RFC (request for comments) nomer 3761 dari IETF (Internet Engineering Task Force) bagian sebagian orang di dunia Internet menjanjikan suatu angin segar untuk memberikan kemudahan bertelekomunikasi. RFC merupakan mekanisme komunikasi yang dilakukan oleh IETF untuk membentuk suatu standar teknis yang terkait dengn Internet. IETF (www.ietf.org) merupakan salah satu organisasi teknis yang berkontribusi dalam pengembangan standar teknis Internet, pengerjaan standar teknis pada IETF tersebut diwadahi dalam working group-working group yang ada di dalam IETF. RFC3761 dikembangkan pada Network Working Group dari IETF tersebut dengan dimotori oleh P.Faltstrom dari Cisco Systems, Inc. dan M. Mealling dari VeriSign. Dengan adanya RFC3761 yang dikeluarkan pada April 2004 yang lalu, maka membuat RFC2916 yang pernah dikeluarkan sebelumnya menjadi berstatus obsolate. Adapun ENUM itu sendiri sebenarnya sudah mulai dibahas tahun 1999 oleh IETF dan kemudian melahirkan 2916 pada September 2000.

RFC3761 membahas mengenai ENUM, yang merupakan aplikasi DDDS (Dynamic Delegation Discovery System) pada E.164 untuk menuju ke URI (Uniform Resource Identifiers). E.164 yang sangat penting di dunia telekomunikasi tersebut berasal dari rekomendasi E.164 tentang "The International Public Telecommunication Number Plan" yang dikeluarkan ITU-T pada Mei 1997. Sehingga esensi penting pada RFC3761 yang berjudul “The E.164 to Uniform Resource Identifiers (URI) Dynamic Delegation Discovery System (DDDS) Application (ENUM)” tersebut adalah menerjemahkan incoming call yang berasal dari nomor telepon menjadi suatu terminasi dengan basis URI (Universal Resource Identifiers). Untuk mengetahui ENUM ini sebaiknya harus mengerti mengenai DDDS, seperti halnya diungkapkan pada RFC3761 bahwa untuk memahaminya haru memahai RFC3401. DDDS dideinisikan pada RFC3401, 3402, 3403 dan 3404. Sedangkan URI didefinisikan pada RFC2396.



Prinsip kerja

Secara sederhana, ENUM menggunakan 4 langkah sebagai berikut;


Mengambil nomer telepon E164, contohnya adalah nomer telepon sebagai berikut: “+1 571 434 5651”’


Mengubahnya menjadi FQDN, contohnya adalah “1.5.6.5.4.3.4.7.5.1.e164.arpa”


Menanyakan kepada DNS.


Mengembalikan daftar dari URI yang dimaksud, cotohnya adalah “sip:richard.shockey@neustar.biz”.

Untuk mendukung prinsip kerja tersebut, pada RFC3761 mendeskripsikan spesifikasi aplikasi ENUM. Spesifikasi yang penting tersebut adalah sebagai berikut:


Application Unique String. Spesifikasi ini menyatakan bahwa penomoran adalah sesuai dengan penomoran E.164 dikurangi dengan karakter-karakter non-digit kecuali untuk tanda ‘+’ yang muncul pada bagian awal dari penomoran. Contohnya adalah pada "+44-116-496-0348" string yang bisa dipakai adalah ‘+’saja, seingga menjadi "+441164960348".


First Well Known Rule. Spesifikasi ini adalah aturan identitas. Output dari aturan ini adalah sama dengan inputnya.


Expected Output. Output yang dikehendaki dari loop DDDS yang terakhir adalah Uniform Resource Identifier dalam bentuk absoluteURI yang dihasilkan pada Collected ABNF seperti pada RFC2396.


Valid Databases. Dalam rangka merubah menjadi unique key dalam Database, string dirubah menjadi domain name. Domain name tersebut digunakan untuk meminta NAPTR records (naming authority pointer). Adapun perubahan menjadi domain name tersebut sesuai dengan algoritma berikut ini:


Mengubah semua karakter dengan kekecualian dari digit-digit. Sebagai contoh, dari First Well Known Rule yang menghasilkan Key "+442079460148" akan dirubah menjadi "442079460148".


Letakan titik (".") di antara setiap digit. Contoh: 4.4.2.0.7.9.4.6.0.1.4.8


Balik urutan dari digit-digit tersebut. Contoh: 8.4.1.0.6.4.9.7.0.2.4.4


Tambahkan string ".e164.arpa" ke bagian akhir. Contoh:8.4.1.0.6.4.9.7.0.2.4.4.e164.arpa.

konfigurasi server voip

, , , ...

pada konfigurasi Trixbox (asterisk@home) semuad file di pisah kan berdasarkan fungsi2 nya antara lain :

1. /etc/asterisk => semua file konfigurasi asterisk di simpan dalam foldr ini kecuali konfigurasi zaptel file tersebut di letakan dalam folder /etc/zaptel.conf

2. /usr/sbin => pada folder ini terdapat file2 exucutable dan scripts termasuk asterisk,astmon, astgenkey dan safe asterisk

3. /usr/lib/asterisk => arsitektur asterisk dan specific binary asterisk di simpan pada direktory ini

4. /usr/lib/modules => Runtime for applicatian asterisk ,channel driver ,codec ,file format di letekan di sini

5. /usr/include/asterisk => header file 2 yang di butuhkan asterisk untuk mejalankan apalikasi channel driver application dan juga loadavle modules ada disini

6. /var/lib/asterisk => dalam direktory ini tersimpan file variable data yang di gunakan dalam operasi normal asterisk ..

konfigurasi pada file asterisk.conf (/etc/asterisk.asterisk.conf)
[directories]
astetcdir => /etc/asterisk
astmoddir => /usr/lib/asterisk/modules
astvarlibdir => /var/lib/asterisk
astagidir => /var/lib/asterisk/agi-bin
astspooldir => /var/spool/asterisk
astrundir => /var/run/asterisk
astlogdir => /var/log/asterisk

[options]
transmit_silence_during_record = yes

sedangkan untuk konfigurasi general protokol sip sebagai berikut : (etc/asterisk/sip.conf)

; Note: If your SIP devices are behind a NAT and your Asterisk
; server isn't, try adding "nat=1" to each peer definition to
; solve translation problems.

[general]

bindport = 5060 ; Port to bind to (SIP is 5060)
bindaddr = 0.0.0.0 ; Address to bind to (all addresses on machine)
disallow=all
allow=ulaw
allow=alaw
Videosupport=yes


domain=uchan1.com[,from-internal]




; If you need to answer unauthenticated calls, you should change this
; next line to 'from-trunk', rather than 'from-sip-external'.
; You'll know this is happening if when you call in you get a message
; saying "The number you have dialed is not in service. Please check the
; number and try again."
context = from-sip-external ; Send unknown SIP callers to this context
callerid = Unknown
tos=0x68

; #, in this configuration file, is NOT A COMMENT. This is exactly
; how it should be.
#include sip_nat.conf
#include sip_registrations_custom.conf
#include sip_registrations.conf
#include sip_custom.conf
#include sip_additional.conf



dan untuk mensetting user SIP yang terdaftar dapat dilihat pada settingan berikut
:frown:/etc/asterisk/sip_additonal.conf)

[1001]
type=friend
secret=1001
record_out=Adhoc
record_in=Adhoc
qualify=yes
port=5060
nat=no
mailbox=1001@default
host=dynamic
dtmfmode=rfc2833
disallow=all
dial=SIP/1001
context=from-internal
canreinvite=no
callerid=device <1001>
allow=all

sedangkan untu konfigurasi dial plane /perutingan server sbb :frown:/etc/asterisk/extentions_additonal.conf)

[ext-local]
include => ext-local-custom
exten => 1001,1,Macro(exten-vm,1001,1001)
exten => 1001,n,Hangup
exten => 1001,hint,SIP/1001
exten => ${VM_PREFIX}1001,1,Macro(vm,1001,DIRECTDIAL)
exten => ${VM_PREFIX}1001,n,Hangup
Download Opera, the fastest and most secure browser
November 2009
M T W T F S S
October 2009December 2009
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30