Call flow IS-41 MAP (CDMA network message)
Tuesday, 13. May 2008, 01:25:23
1.Beberapa identitas penting yang digunakan dalam jaringan CDMA (in AS-41 MAP layer) diantaranya :
•MSID (Mobile station Identity) bisa di satukan dari dua bentuk yaitu, MIN (Mobile Identification Number) dimana 10 digit mengidentifikasikan sebuah subcribers dalam jaringan CDMA , IMSI (International Mobile Station Identity ) dimana terdiri atas 15 digit yang di bentuk sesuai dengan standar E.212
•ESN (Electronic Serial Number) yaitu nomor identitas dari suatu MS yang di berikan oleh perusahaan manufaktur yang membuatnya
•Seperti namanya HLR adalah network element yang bertanggung jawab untuk tetap melacak current location dari sebuah nobile station , dimana VLR menyimpan sebuah salinan temporary profile subcriber yang didownload saat mengunjungi sebuah network dan mengaturnya selama MS masih dalam area roaming
•Untuk menjaga lokasi dari suatu MS yang terakhir, disana terdapat perbedaan event ketika proses regristration berjalan, beberapa keadaan tersebut adalah :
•MS Power On registration
•MS Power Down de-registration
•Timer based registration
•Zone based registration
•Distance based registration
•Autonomous registration
•Etc.
a)Mobile station berpindah dari MSC/VLR-2 to MSC/VLR-1, mobile station request untuk “Location Update” ke pada network , MSC/VLR-1 mengirimkan message IS-41 yang disebut dengan Registration Notification (REGNOT) ke HLR dengan parameter yang berbeda yang termasuk di dalamnya, parameter yang paling penting diantaranya MIN, MIN digunakan sebagai primary key oleh HLR untuk mencari record subcribers didalam databasenya
b)HLR membandingkan MSCID/PC_SSN paramter yang diterima dengan nilai yang paramter yang di simpan dalam dynamic databasenya, HLR mencari MS (yang di identifikasi oleh MIN) yang telah di daftarkan pada MSC/VLR-2
c) MSC/VLR-2 menghapus record dari MIN tersebut dari databases nya dan mengirimkan response REGCANC kepada HLR, HLR menyimpan paramater MSCID/PC_SSN yang baru pada data dynamic nya
d)Ketika menerima “REGCANC” from MSC/VLR-2 , HLR sends “REGNOT” response kepada MSC/VLR-1 dengan profile subcriber termasuk di dalamnya MDN dari subcriber, Call Originating/Terminating capabililities, SMS originating/terminating capabilities, Data Service capabilities, dan service tambahan lainnya seperti Call Waiting, Call Conferencing, Call Forward dan lainnya
•Sekali sebuah mobile station di di regristrasikan kepada area MSC/VLR, capabilities Call Originating subcribers dikenali oleh VLR, seperti pada saat Call Originating, MSC akan mengecheck profile subribers di VLR untuk allow atau disallow Call originating untuk di berikan kepada subcriber, sebuah bagian dari proses authentification pada saat Call Originating tidak ada lagi pertukaran message IS-41
•Dalam lingkungan mobile, sebuah mobile station biasanya satu dan hanya satu HLR walaupun subcriber mungkin akan melakukan roaming melewati network yang berbeda atau MSC/VLR, informasi terakhir akan disimpan di HLR subcriber
•Saat setiap kali terminating call dan terminating SMS ,HLR dibutuhkan untuk di interrogated untuk mencari lokasi subcriber saat ini
•Detail proses Call Flow untuk terminating Call dapat dilihat pada gambar dibawah ini
ISUP call datang pada G-MSC (Gateway MSC) untuk mobile Station
a.G-MSC mengirimkan sebuah message yang disebut dengan Location Request (LOCREQ) ke HLR hal ini untuk menyediakan service untuk mendial MDN, message LOCREQ didalam nya terdapat nomor yang dipanggil dan MSCID/PC_SSN dari G-MSC
b.Dengan proses virtual regristration HLR mengetahui bahwa subcriber di daftarkan di MSC/VLR-1 area. HLR mengirimkan sebuah message yang disebut Routing Request (ROUTREQ) untuk mendapat temporary routable number yang akan digunakan, G-MSC bisa establish a voice call dengan “Serving” MSC (MSC/VLR-1dlam kasus ini )
c.Ketika mendapatakan message ROUTEREQ message, Serving MSC akan mengechek pelanggan current status (busy atau apapun) dan apabila MSC menemukan MS dalam keadaan available maka akan di pasangkan sebuah temporary routing number dari pool of number yang disebut dengan TLDN (Temporary Local directory Number ) , Serving MSC menyimpan kumpulan antara MIN dan TLDN dalam call context memory (temporary storage area ) dan memulain timer untuk menunggu TLDN
d.Di penerima TLDN dari serving MSC, HLR mengirimkan “locreq” response to G-MSC dengan TLDN , G-MCS menggunakan TLDN untuk establish voice path ke serving MSC , On receipt of the ISUP call, the Serving MSC, finds out the MIN (using the TLDN as a key) from the memory & ‘pages’ the MS & release the TLDN for reallocation for the next call
•Dalam kasus network CDMA, setiap MS hanya memiliki satu dan hanya satu Message Centre (MC atau SMSC) , SMS selama di simpan dan di forward menjadi tanggung jawab dari Home MC dari subcriber CDMA
•Ketika sebuah user CDMA originates sebuah SMS disini ada dua methoda yang pertama disebut dengan “Direct” dan yang lainnya disebut “Indirect” methode routing, pada kasus ketika methode “Direct”, originating MSC mengirimkan sebuah message ke MC subcriber tujuan, dalam kasus methode “Indirect” message pertama di kirimkan ke originate MC dan kemudian di teruskan ke subcriber MC tujuan
SMS Call Flow (A) pada saat skenario SMS berhasil di kirim
a.MS ‘B’ teregister pada MSC/VLR-2, MSC mengirimkan message ‘REGNOT’ kepada HLR dengan alamat dirinya sendiri (PC/SSN) seperti ‘SMSAddress’ ke HLR
b.MS ‘A’ mengirimkan sebuah SMS untuk MS ‘B’, MSC-1 mengirimkan message ke MC dari MS ‘B’ (MC-2) melalui message IS-41 yang disebut dengan ‘SMDPP’ (Short Message Delevery Point-to-Point).
c.Message Center mengirimkan ‘SMDPP’ respone untuk acknowledge so penerima dari pesan
d.MC-2 mengirimkan message ‘SMSREQ’ (SMS Request) ke HLR dari MS ‘B’ untuk menemukan subcribers current location dan Status
e.Jika HLR mencari bahwa MS ‘B’ registered, dia akan mengirimakan ‘SMSREQ’ respone dengan MIN dan SMSAddress (alamat dari serving MSC) ke MSC-2
f.Pada sisis penerima response ‘SMSREQ’ MC-2 mengirimkan message ‘SMDPP’ ke MSC yang dikenali dengan ‘SMSAddress’
g.MSC-2 mem paging MS ‘B’ dan mengirimkan message dan mengirimkan respone succesful kepada MC-2 di ‘SMDPP’ message
SMS Call Flows (B) explains the first unsuccessful SMS delivery attempt.
a.MS ‘B’ di derigistered dari MSC/VLR-2, MSC mengirimkan message ‘MSINACT’ ke HLR, yang mana mengidentifikasikan ke HLR bahwa MS ’B’ tidak lagi available
b.HLR menandai MS ‘B’ sebagai ‘Inactive’ dan mengirimkan response ‘MSINACT’ ke MSC/VLR-2
c.MS ‘A’ mengirimkan SMS untuk MS ‘B’ , MSC-1 mengirimkan message ke MC dari MS ‘B’ (i.e MC-2) melalui message IS-41 yang disebut dengan SMDPP (Short Message Delivery Point-to-Point).
d.MC mengirimkan response ‘SMDPP’ untuk acknowledge ke penerima daripada message
e.The MC-2 sends ‘SMSREQ (SMS Request)’ message to the HLR of MS ‘B’, to find out the subscriber’s current location & status.
f.MC-2 mengirimkan message ‘SMSREQ’ (SMS Request) ke HLR dari MS ‘B’ untuk mencari current location dan status subcriber
g.HLR mencari bahwa MS ‘B’ di tandai sebagai ‘Inactive’ dan mengirimkan response ‘SMSREQ’ dengan parameter ‘SMSAccesDeniedReason’ yang diset untuk menandakan bahwa SMS ke MS ini (‘B’) tidak bisa di kirimkan pada saat ini , HLR juga menset sebuah flag yang disebut dengan ‘SMS Delivery Pending Flag (SMDPF)’ yang mengidentifikasikan bahwa sudah disediakan attempt untuk mengirimkan SMS ke MS ini tapi tidak bisa di kirimkan
h.Setelah beberapa waktu ketika MS ‘B’ meng ‘ON’ kan MS , maka akan terjadi proses “Power-up Regristration”. MSC/VLR-2 mengirimkan ‘REGNOT’ ke HLR
i.HLR responds ke ‘REGNOT’ dengan profile subcribers, HLR juga mencari bahwa , against ‘this’ MIN, dan mest flag ‘SMDPF’
...
to be continue....












