Skip navigation.

Telephony for all people

free and confidencs communications

Posts tagged with "E.i64.arpa"

Prinsip ENUM

, , , ...

RFC3761 membahas mengenai ENUM, yang merupakan aplikasi DDDS (Dynamic Delegation Discovery System) pada E.164 untuk menuju ke URI (Uniform Resource Identifiers). E.164 yang sangat penting di dunia telekomunikasi tersebut berasal dari rekomendasi E.164 tentang "The International Public Telecommunication Number Plan" yang dikeluarkan ITU-T pada Mei 1997. Sehingga esensi penting pada RFC3761 yang berjudul “The E.164 to Uniform Resource Identifiers (URI) Dynamic Delegation Discovery System (DDDS) Application (ENUM)” tersebut adalah menerjemahkan incoming call yang berasal dari nomor telepon menjadi suatu terminasi dengan basis URI (Universal Resource Identifiers). Untuk mengetahui ENUM ini sebaiknya harus mengerti mengenai DDDS, seperti halnya diungkapkan pada RFC3761 bahwa untuk memahaminya haru memahai RFC3401. DDDS dideinisikan pada RFC3401, 3402, 3403 dan 3404. Sedangkan URI didefinisikan pada RFC2396.






29 Oktober 2007 - 08:45:15 AM
ENUM (Telephone Numbering Mapping) dan Problematikanya


Lahirnya RFC (request for comments) nomer 3761 dari IETF (Internet Engineering Task Force) bagian sebagian orang di dunia Internet menjanjikan suatu angin segar untuk memberikan kemudahan bertelekomunikasi. RFC merupakan mekanisme komunikasi yang dilakukan oleh IETF untuk membentuk suatu standar teknis yang terkait dengn Internet. IETF (www.ietf.org) merupakan salah satu organisasi teknis yang berkontribusi dalam pengembangan standar teknis Internet, pengerjaan standar teknis pada IETF tersebut diwadahi dalam working group-working group yang ada di dalam IETF. RFC3761 dikembangkan pada Network Working Group dari IETF tersebut dengan dimotori oleh P.Faltstrom dari Cisco Systems, Inc. dan M. Mealling dari VeriSign. Dengan adanya RFC3761 yang dikeluarkan pada April 2004 yang lalu, maka membuat RFC2916 yang pernah dikeluarkan sebelumnya menjadi berstatus obsolate. Adapun ENUM itu sendiri sebenarnya sudah mulai dibahas tahun 1999 oleh IETF dan kemudian melahirkan 2916 pada September 2000.

RFC3761 membahas mengenai ENUM, yang merupakan aplikasi DDDS (Dynamic Delegation Discovery System) pada E.164 untuk menuju ke URI (Uniform Resource Identifiers). E.164 yang sangat penting di dunia telekomunikasi tersebut berasal dari rekomendasi E.164 tentang "The International Public Telecommunication Number Plan" yang dikeluarkan ITU-T pada Mei 1997. Sehingga esensi penting pada RFC3761 yang berjudul “The E.164 to Uniform Resource Identifiers (URI) Dynamic Delegation Discovery System (DDDS) Application (ENUM)” tersebut adalah menerjemahkan incoming call yang berasal dari nomor telepon menjadi suatu terminasi dengan basis URI (Universal Resource Identifiers). Untuk mengetahui ENUM ini sebaiknya harus mengerti mengenai DDDS, seperti halnya diungkapkan pada RFC3761 bahwa untuk memahaminya haru memahai RFC3401. DDDS dideinisikan pada RFC3401, 3402, 3403 dan 3404. Sedangkan URI didefinisikan pada RFC2396.



Prinsip kerja

Secara sederhana, ENUM menggunakan 4 langkah sebagai berikut;


Mengambil nomer telepon E164, contohnya adalah nomer telepon sebagai berikut: “+1 571 434 5651”’


Mengubahnya menjadi FQDN, contohnya adalah “1.5.6.5.4.3.4.7.5.1.e164.arpa”


Menanyakan kepada DNS.


Mengembalikan daftar dari URI yang dimaksud, cotohnya adalah “sip:richard.shockey@neustar.biz”.

Untuk mendukung prinsip kerja tersebut, pada RFC3761 mendeskripsikan spesifikasi aplikasi ENUM. Spesifikasi yang penting tersebut adalah sebagai berikut:


Application Unique String. Spesifikasi ini menyatakan bahwa penomoran adalah sesuai dengan penomoran E.164 dikurangi dengan karakter-karakter non-digit kecuali untuk tanda ‘+’ yang muncul pada bagian awal dari penomoran. Contohnya adalah pada "+44-116-496-0348" string yang bisa dipakai adalah ‘+’saja, seingga menjadi "+441164960348".


First Well Known Rule. Spesifikasi ini adalah aturan identitas. Output dari aturan ini adalah sama dengan inputnya.


Expected Output. Output yang dikehendaki dari loop DDDS yang terakhir adalah Uniform Resource Identifier dalam bentuk absoluteURI yang dihasilkan pada Collected ABNF seperti pada RFC2396.


Valid Databases. Dalam rangka merubah menjadi unique key dalam Database, string dirubah menjadi domain name. Domain name tersebut digunakan untuk meminta NAPTR records (naming authority pointer). Adapun perubahan menjadi domain name tersebut sesuai dengan algoritma berikut ini:


Mengubah semua karakter dengan kekecualian dari digit-digit. Sebagai contoh, dari First Well Known Rule yang menghasilkan Key "+442079460148" akan dirubah menjadi "442079460148".


Letakan titik (".") di antara setiap digit. Contoh: 4.4.2.0.7.9.4.6.0.1.4.8


Balik urutan dari digit-digit tersebut. Contoh: 8.4.1.0.6.4.9.7.0.2.4.4


Tambahkan string ".e164.arpa" ke bagian akhir. Contoh:8.4.1.0.6.4.9.7.0.2.4.4.e164.arpa.

Download Opera, the fastest and most secure browser
January 2010
M T W T F S S
December 2009February 2010
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31