Skip navigation.

exploreopera

| Help

Sign up | Help

Dewasa

Menjadi tua itu mudah, menjadi dewasa itu yg sulit. Dg kedewasaanlah kita dapat menemukan solusi untuk memecahkan masalah. Bukannya mempermasalahkan masalah.
Itu kata orang bijak. Tp aku kok rasanya gak dewasa2. Sebenarnya tau dan sadar kalo lg salah. Tp tetep di lakuin. Aku tau, setiap orang pasti punya masalah. Tp kenapa kalo aku yg lg ada masalah, cuma bisa nangis? Nangis dan nangis lg.Kadang malah merasa paling menderita.ih amit2. Tp selalu aku begitu. Aku ingin berubah.

Renungan

Betapa selama ini aku cuma sibuk kesana kemari, rajin mengeluh, banyak berharap dan bermimpi, tapi sering lupa pada apa yang menjadikan semua ini mungkin.
Kusadari, aku kurang khusyuk dalam ibadahku. Sholat dan puasa kujalani hanya karena wajib. Seperti wajib apel bagi militer. Tapi fahamkah aku pada inti di dalamnya? Sudahkah aku meresapinya dalam setiap tindak tanduk keseharianku? Ingatkah aku dalam setiap detik hembusan nafasku yang masih bebas hambatan?
Padahal, betapa banyak nikmat yang telah Dia berikan. Bagaimana aku bisa begini tak berterima kasih?
Maafkan aku ya Allah, selama ini aku tak menganggap Mu serius. Ibadah kujalani sambil lalu. Padahal, kau beri nikmat luar biasa tiap detik, tiap hari seumur hidup. Kau izinkan aku bernafas, merasakan semua keajaiban Mu.
Maafkan aku, karena aku telah lupa. Bantu aku ya Allah, agar ingatku tak kembali pupus dilibas seringai setan yang berwujud aneka kesibukan dunia.


(Di kutip dari novel "Titik Merah" karya Retni Suprihati )

Aneh..

Mengapa harus aku?