Cerpen Aceh
Tuesday, February 7, 2006 3:23:50 PM
Inilah penggalannya
"Aku ingin menjadi istrimu
Aku percaya pada apa yang kulakukan dan tak peduli bila terkesan aku yang melamarmu. Lagi pula apa salahnya meminta pria berbudi menjadi suami? Maka, Agam, sudikah?"
Dan diakhir cerita
"Aku ingin menjadi suamimu
Aku percaya pada apa yang kulakukan karena aku sangat peduli padamu. Lagi pula memang selayaknya aku meminta gadis berbudi dan pemberani untuk menjadi pendamping abadiku. Maka Cut Vi, sudikah?"
Itu adalah penggalan cerpen berjudul "Cut Vi" karangan mbak Helvy Tiana Rosa. Setelah dipikir-pikir, ada benernya juga. Apa salahnya meminta pria berbudi menjadi suami. Jika dipandang dari budaya di masyarakat kita, itu memang tidak lazim, bahkan mungkin ada yang menganggap itu tabu bahkan memalukan. Tapi sekali lagi, apa salahnya meminta pria berbudi menjadi suami? Toh, kalau tidak salah nih, zaman Rasulullah SAW dulu, ada kisah sahabat yang menawarkan diri untuk menjadi istri nabi.
Hayo siapa berani...........








