Satu Kartu Jaringan Banyak IP Address
Tuesday, 9. May 2006, 23:13:31
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pada sistem operasi GNU/Linux distro Debian, setiap kartu jaringan mempunyai file konfigurasi yang terletak pada direktori /etc/network/interfaces. Untuk kartu jaringan yang pertama biasanya file konfigurasinya bernama eth0. Secara umum satu kartu jaringan akan mempunyai satu file konfigurasi ini yang berisi informasi-informasi yang merupakan identitas dari sebuah kartu jaringan. Sebagai contoh configurasi adalah di bawah ini.
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.254
Walaupun secara umum setiap kartu jaringan akan mempunyai satu IP address tapi tidak tertutup kemungkinan satu kartu jaringan mempunyai identitas lebih dari satu. Artinyaselain mempunyai identitas seperti yang telah disebutkan di atas juga bisa sekaligus mempunyai identitas di bawah ini.
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.254
Tentu saja masing-masing identitas tersebut harus disimpan dalam dua file yang
berbeda, yaitu eth0 dan eth0:1. Dengan begitu sekarang kartu
jaringan yang dimiliki akan mempunyai dua identitas berbeda.
#vi /etc/network/interfaces
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.254
auto eth0:1
iface eth0:1 inet static
address 192.168.1.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.254
Untuk melihat apakah benar kartu jaringan tersebut mempunyai identitas yang berbeda bisa digunakan perintah ifconfig untuk memeriksanya. Boleh memeriksanya dengan perintah #ifconfig eth0:1. Tapi saya pernah mencoba dengan lima ip yang berbeda dan berjalan dengan baik. Demikian semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Pada sistem operasi GNU/Linux distro Debian, setiap kartu jaringan mempunyai file konfigurasi yang terletak pada direktori /etc/network/interfaces. Untuk kartu jaringan yang pertama biasanya file konfigurasinya bernama eth0. Secara umum satu kartu jaringan akan mempunyai satu file konfigurasi ini yang berisi informasi-informasi yang merupakan identitas dari sebuah kartu jaringan. Sebagai contoh configurasi adalah di bawah ini.
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.254
Walaupun secara umum setiap kartu jaringan akan mempunyai satu IP address tapi tidak tertutup kemungkinan satu kartu jaringan mempunyai identitas lebih dari satu. Artinyaselain mempunyai identitas seperti yang telah disebutkan di atas juga bisa sekaligus mempunyai identitas di bawah ini.
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.254
Tentu saja masing-masing identitas tersebut harus disimpan dalam dua file yang
berbeda, yaitu eth0 dan eth0:1. Dengan begitu sekarang kartu
jaringan yang dimiliki akan mempunyai dua identitas berbeda.
#vi /etc/network/interfaces
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.254
auto eth0:1
iface eth0:1 inet static
address 192.168.1.100
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.254
Untuk melihat apakah benar kartu jaringan tersebut mempunyai identitas yang berbeda bisa digunakan perintah ifconfig untuk memeriksanya. Boleh memeriksanya dengan perintah #ifconfig eth0:1. Tapi saya pernah mencoba dengan lima ip yang berbeda dan berjalan dengan baik. Demikian semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr. Wb.









