Wireless di MIPA UB
Tuesday, 17. November 2009, 02:10:46
Ini tugas bahasa Indonesiaq. Sekalian Curhat mengenai Wireless di Kampus. Hee...
Penggunaan Jaringan Wi-Fi Untuk Peningkatan Kualitas Akademik Fakultas Mipa Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN
Teknologi Informasi bukan merupakan hal baru dalam kehidupan sosial saat ini. Teknologi Informasi berkembang dengan cepat setiap harinya sehingga pada saat ini telah mencapai generasi baru dimana manusia dapat saling berkomunikasi dengan satu sama lain dimana saja dan kapan saja. Termasuk di dalamnya media komputer dan telekomunikasi. Hal tersebut tentu sangat mendukung berkembangnya internet. Internet merupakan salah satu media penyampaian informasi jarak jauh. Berdasarkan data yang dikeluarkan www.internetworldstat.com pengguna internet di Indonesia sekitar 30 juta jiwa dan sebagian pengguna internet berasal dari kalangan pendidikan termasuk kalangan mahasiswa di dalamnya. Mahasiswa sebagai generasi pemuda penerus bangsa harus familiar dengan internet yang berguna sekali untuk pembangunan nasional.
Untuk mengakses internet diperlukan media yaitu dengan kabel dan tanpa kabel atau biasa kita sebut nirkabel atau wireless atau wifi . Wifi adalah teknologi jaringan dengan tidak menggunakan kabel, yaitu melakukan hubungan komunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Gelombang elektromagnetik yang dipakai yaitu gelombang radio dan infra merah melakukan komunikasi data dengan menyalurkan data dari satu titik ke titik yang lain dengan frekuensi tertentu. (Yang, 2003)
Teknologi wireless ini telah berkembang pesat yang bisa kita lihat yaitu banyaknya infrastruktur, sarana dan prasarana wireless yang digunakan dalam hal akses internet. Perkembangan teknologi wireless dapat dilihat pada perkantoran, pertokoan, pabrik, sekolah, kampus, dan bahkan kafe dan tempat makan telah terpasang Access Point (AP) untuk menghubungkan ke internet. Akses internet yang kian berkembang pesat membuat sebagian besar mahasiswa akan merasa hampa tanpa internet. Ibaratnya, sedetik saja mereka tak bisa lepas dari internet. Bahkan kebutuhan akan akses internet bisa melampaui kebutuhan primer seperti makan.
Di dalam dunia kampus perkembangan teknologi wireless juga merajalela, hal itu bisa dilihat pada Access Point (AP) yang dipasang pada tiap jurusan, kantor dan perpustakaan. Hanya dengan bermodal laptop atau handphone yang telah memiliki fasilitas wireless maka kita dapat menikmati teknologi wireless dimanapun dan kapanpun. Seperti kita ketahui bahwa laptop di era sekarang ini bukan merupakan barang yang mewah bagi sebagian mahasiswa. Laptop seperti kata “wajib” bagi mereka. Hal itu dikarenakan laptop digunakan sebagai kebutuhan primer untuk menjalani aktifitas memperoleh ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran di kampus.
Dari hasil yang terlihat dari fakta yang ada di lapangan, yaitu khususnya yang terjadi di lingkungan Fakultas MIPA, fasilitas wifi berlum dapat beroperasi secara maksimal dan belum terlihat kontribusi yang signifikan dalam peningkatan kualitas akademik mahasiswa MIPA. Hal ini merupakan sesuatu yang perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak yang ada dilingkungan Fakultas MIPA.
PEMBAHASAN
Wifi merupakan suatu hasil karya cipta yang sangat cerdas dan membantu masyarakat dalam mengakses informasi dari internet. Internet dengan dukungan fasilitas wifi memiliki kelebihan dan menawarkan beberapa kemurahan kepada kita. Saat ini wifi sangat banyak diminati oleh masyarakat. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :
1. Kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel. Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”.
2. Biaya pembangunannya yang relatif murah. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun suatu hotspot berkisar 3.000.000 rupiah. Murahnya biaya tersebut membuat menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan. Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia. (Anca, 2008)
Mahasiswa yang memiliki sumber daya manusia yang baik, pada umumnya harus memiliki tingkat akademik yang baik juga. Dengan demikian, mahasiswa dan lulusan yang akan dihasilkan serta Civitas Akademika dapat memberikan kontribusi pada dunia kerja dan masyarakat. Maka, untuk meningkatkan kualitas akademik, seorang mahasiswa harus secara intensif menyerap informasi-informasi yang up to date dan berkualitas dari mana saja. Salah satu sumber informasi yang dapat diakses secara luas saat ini adalah melalui internet.
Akibat perkembangan teknologi dan komunikasi yang terjadi sangat cepat saat ini, di tawarkan kepada kita berbagai kemudahan-kemudahan. Kemudahan-kemudahan tersebut salah satunya dapat kita rasakan dan nikmati dalam mengakses internet. Secara umum internet yang ada saat ini sebagaian besar didukung oleh perangkap wifi. Fasilitas internet yang didukung oleh wifi saat ini dapat kita temukan di tempat-tempat umum yang setiap orang dapat menikmatinya, maupun di tempat-tempat yang tertutup yang hanya sebagian orang dengan identitas tertentu dapat menggunakannya. Contohnya di lingkungan perguruan tinggi sedang dikembangkan fasilitas internet dengan menggunakan wifi. Hal ini merupakan suatu tindakan yang sangat tepat karena akan memberikan peluang/kesempatan yang lebih besar kepada selurus civitas akademik khususnya pada mahasiswa dalam menggunakan internet tanpa direpotkan oleh perlengkapan dan biaya.
Jika dihubungkan dengan dunia pendidikan khususnya dalam lingkungan perguruan tinggi (universitas), keberadaan fasilitas internet yang didukung oleh teknologi wifi sangatlah penting diwujudkan karena akan membantu mahasiswa dalam meningkatkan prestasi akademiknya. Saat ini fasilitas wifi sudah banyak kita temui di lingkungan perguruan tinggi (universitas). Wifi akan memberikan kepuasan dan kesempatan yang semakin besar kepada mahasiswa dalam mengakses internet untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan sehingga akan bermanfaat untuk :
1. Membantu mahasiswa dalam menambah wawasan, pengetahuan, dan kreativitas yang dimilikinya sehingga akan tercipta mahasiswa dengan sumber daya manusia yang unggul.
2. Membantu mahasiswa dalam mencari materi pelajaran akan diperlajari dalam mata kuliahnya. Hal ini secara tidak langsung akan mendorong kelancara proses belajar mengajar yang terjadi di dalam kelas oleh mahasiswa dan dosen.
3. Membantu mahasiswa dalam mencari informasi yang relevan dengan tugas mata kuliahnya. Hal ini akan mendorong peningkatan prestasi akademik mahasiswa.
4. Membantu mahasiswa saling bertukar informasi dengan pihak lain. Hal ini dapat dilakukan dengan cara chatting atau mengirim email.
Dengan mahasiswa mendapatkan keempat manfaat wifi di atas, kemungkinan besar akan meningkatkan prestasi akademik para mahasiswa.
Seorang mahasiswa MIPA harus bisa mengikuti perkembangat ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang terjadi. Oleh karena itu, ia harus senantiasa mencari informasi-informasi yang up to date dari berbagai sumber. Salah satu sumber informasi yang mampu memberikan informasi yang up to date adalah internet. Oleh karena itu, keberadaan internet yang didukung oleh wifi di dalam kampus sangatlah penting untuk mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi dari internet.
Dari hasil pengamatan penulis, fasilitas internet yang didukung wifi di lingkungan Fakultas MIPA belum memadai dan belum digunakan dengan optimal oleh mahasiswa. Mahasiswa Fakultas Mipa tidak dapat mengakses internet dengan mudah di sekitar lingkungannya di kampus, hal ini secara tidak disadari membuat frekuensi mahasiswa dalam mangakses informasi dari internet menjadi berkurang.
Tidak maksimalnya pengguanaan wifi di lingkungan Fakultas Mipa, harus mendapatkan perhatian yang lebih dari semua pihak agar tidak berdampak buruk terhadap tingkat prestasi akademik mahasiswa-mahasiswa. Mahasiswa harus memiliki ilmu pengetahuan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lapangan kerja. Oleh karena itu, masalah ini harus secepatnya di selesaikan.
PENUTUP
Kesimpulan
1. Internet dengan dukungan fasilitas wifi memiliki kelebihan dan menawarkan beberapa kemurahan kepada kita antara lalin:
a. Kemudahan akses.
b. Biaya pembangunannya yang relatif murah.
2. Keberadaan fasilitas internet yang didukung oleh teknologi wifi sangatlah penting diwujudkan karena akan membantu mahasiswa dalam meningkatkan prestasi akademiknya.
3. Manfaat dari wifi bagi mahasiswa MIPA adalah
a. Menambah wawasan , pengetahuan, dan kreativitas yang dimilikinya sehingga akan tercipta mahasiswa dengan sumber daya manusia yang unggul.
b. Membantu mahasiswa dalam mencari materi pelajaran akan diperlajari dalam mata kuliahnya.
c. Membantu mahasiswa dalam mencari informasi yang relevan dengan tugas mata kuliahnya.
d. Membantu mahasiswa saling bertukar informasi dengan pihak lain. Hal ini dapat dilakukan dengan cara chatting atau mengirim email.
B. Saran
1. Agar para mahasiswa memanfaatkan fasilitas wifi yang ada di Fakultas Mipa dengan semaksimal mungkin untuk memperoleh informasi ataupun mencari tugas perkuliahan.
2. Agar Fakultas Mipa menyediakan tempat yang baik, misalnya dengan menyediakan cok sambung di gazebo Mipa agar mahasiswa dapat dengan mudah men-charger baterai laptop jika baterenya sudah lemah ketika sedang memakai fasilitas wifi.
DAFTAR PUSTAKA
Anca. 2008. Pengertian Wifi. http://om-anca.blogspot.com/2008/10/pengertian-
wi-fi.html diakses tanggal 04 November 2009.
Adhe. 2008. Manfaat Internet Dalam Dunia Pendidikan
http://adhelimutz.blogspot.com/2008/06/manfaat-internet-dalam-dunia-
pendidikan.html diakses tanggal 04 November 2009
C. Yang, Samuel, S. Chaterjee, dan Charlie C. Chen.2003. Wireless
Communications: Myths and Reality, JAIS Vol. 12
Echnusa. http://nusantaranews.wordpress.com/2009/02/08/daftar-jumlah-
pengguna-internet-dunia-1995-2008/ diakses tanggal 28 Oktober 2009
Moga Aja berguna
Penggunaan Jaringan Wi-Fi Untuk Peningkatan Kualitas Akademik Fakultas Mipa Universitas Brawijaya
PENDAHULUAN
Teknologi Informasi bukan merupakan hal baru dalam kehidupan sosial saat ini. Teknologi Informasi berkembang dengan cepat setiap harinya sehingga pada saat ini telah mencapai generasi baru dimana manusia dapat saling berkomunikasi dengan satu sama lain dimana saja dan kapan saja. Termasuk di dalamnya media komputer dan telekomunikasi. Hal tersebut tentu sangat mendukung berkembangnya internet. Internet merupakan salah satu media penyampaian informasi jarak jauh. Berdasarkan data yang dikeluarkan www.internetworldstat.com pengguna internet di Indonesia sekitar 30 juta jiwa dan sebagian pengguna internet berasal dari kalangan pendidikan termasuk kalangan mahasiswa di dalamnya. Mahasiswa sebagai generasi pemuda penerus bangsa harus familiar dengan internet yang berguna sekali untuk pembangunan nasional.
Untuk mengakses internet diperlukan media yaitu dengan kabel dan tanpa kabel atau biasa kita sebut nirkabel atau wireless atau wifi . Wifi adalah teknologi jaringan dengan tidak menggunakan kabel, yaitu melakukan hubungan komunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Gelombang elektromagnetik yang dipakai yaitu gelombang radio dan infra merah melakukan komunikasi data dengan menyalurkan data dari satu titik ke titik yang lain dengan frekuensi tertentu. (Yang, 2003)
Teknologi wireless ini telah berkembang pesat yang bisa kita lihat yaitu banyaknya infrastruktur, sarana dan prasarana wireless yang digunakan dalam hal akses internet. Perkembangan teknologi wireless dapat dilihat pada perkantoran, pertokoan, pabrik, sekolah, kampus, dan bahkan kafe dan tempat makan telah terpasang Access Point (AP) untuk menghubungkan ke internet. Akses internet yang kian berkembang pesat membuat sebagian besar mahasiswa akan merasa hampa tanpa internet. Ibaratnya, sedetik saja mereka tak bisa lepas dari internet. Bahkan kebutuhan akan akses internet bisa melampaui kebutuhan primer seperti makan.
Di dalam dunia kampus perkembangan teknologi wireless juga merajalela, hal itu bisa dilihat pada Access Point (AP) yang dipasang pada tiap jurusan, kantor dan perpustakaan. Hanya dengan bermodal laptop atau handphone yang telah memiliki fasilitas wireless maka kita dapat menikmati teknologi wireless dimanapun dan kapanpun. Seperti kita ketahui bahwa laptop di era sekarang ini bukan merupakan barang yang mewah bagi sebagian mahasiswa. Laptop seperti kata “wajib” bagi mereka. Hal itu dikarenakan laptop digunakan sebagai kebutuhan primer untuk menjalani aktifitas memperoleh ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran di kampus.
Dari hasil yang terlihat dari fakta yang ada di lapangan, yaitu khususnya yang terjadi di lingkungan Fakultas MIPA, fasilitas wifi berlum dapat beroperasi secara maksimal dan belum terlihat kontribusi yang signifikan dalam peningkatan kualitas akademik mahasiswa MIPA. Hal ini merupakan sesuatu yang perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak yang ada dilingkungan Fakultas MIPA.
PEMBAHASAN
Wifi merupakan suatu hasil karya cipta yang sangat cerdas dan membantu masyarakat dalam mengakses informasi dari internet. Internet dengan dukungan fasilitas wifi memiliki kelebihan dan menawarkan beberapa kemurahan kepada kita. Saat ini wifi sangat banyak diminati oleh masyarakat. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :
1. Kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel. Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”.
2. Biaya pembangunannya yang relatif murah. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun suatu hotspot berkisar 3.000.000 rupiah. Murahnya biaya tersebut membuat menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan. Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia. (Anca, 2008)
Mahasiswa yang memiliki sumber daya manusia yang baik, pada umumnya harus memiliki tingkat akademik yang baik juga. Dengan demikian, mahasiswa dan lulusan yang akan dihasilkan serta Civitas Akademika dapat memberikan kontribusi pada dunia kerja dan masyarakat. Maka, untuk meningkatkan kualitas akademik, seorang mahasiswa harus secara intensif menyerap informasi-informasi yang up to date dan berkualitas dari mana saja. Salah satu sumber informasi yang dapat diakses secara luas saat ini adalah melalui internet.
Akibat perkembangan teknologi dan komunikasi yang terjadi sangat cepat saat ini, di tawarkan kepada kita berbagai kemudahan-kemudahan. Kemudahan-kemudahan tersebut salah satunya dapat kita rasakan dan nikmati dalam mengakses internet. Secara umum internet yang ada saat ini sebagaian besar didukung oleh perangkap wifi. Fasilitas internet yang didukung oleh wifi saat ini dapat kita temukan di tempat-tempat umum yang setiap orang dapat menikmatinya, maupun di tempat-tempat yang tertutup yang hanya sebagian orang dengan identitas tertentu dapat menggunakannya. Contohnya di lingkungan perguruan tinggi sedang dikembangkan fasilitas internet dengan menggunakan wifi. Hal ini merupakan suatu tindakan yang sangat tepat karena akan memberikan peluang/kesempatan yang lebih besar kepada selurus civitas akademik khususnya pada mahasiswa dalam menggunakan internet tanpa direpotkan oleh perlengkapan dan biaya.
Jika dihubungkan dengan dunia pendidikan khususnya dalam lingkungan perguruan tinggi (universitas), keberadaan fasilitas internet yang didukung oleh teknologi wifi sangatlah penting diwujudkan karena akan membantu mahasiswa dalam meningkatkan prestasi akademiknya. Saat ini fasilitas wifi sudah banyak kita temui di lingkungan perguruan tinggi (universitas). Wifi akan memberikan kepuasan dan kesempatan yang semakin besar kepada mahasiswa dalam mengakses internet untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan sehingga akan bermanfaat untuk :
1. Membantu mahasiswa dalam menambah wawasan, pengetahuan, dan kreativitas yang dimilikinya sehingga akan tercipta mahasiswa dengan sumber daya manusia yang unggul.
2. Membantu mahasiswa dalam mencari materi pelajaran akan diperlajari dalam mata kuliahnya. Hal ini secara tidak langsung akan mendorong kelancara proses belajar mengajar yang terjadi di dalam kelas oleh mahasiswa dan dosen.
3. Membantu mahasiswa dalam mencari informasi yang relevan dengan tugas mata kuliahnya. Hal ini akan mendorong peningkatan prestasi akademik mahasiswa.
4. Membantu mahasiswa saling bertukar informasi dengan pihak lain. Hal ini dapat dilakukan dengan cara chatting atau mengirim email.
Dengan mahasiswa mendapatkan keempat manfaat wifi di atas, kemungkinan besar akan meningkatkan prestasi akademik para mahasiswa.
Seorang mahasiswa MIPA harus bisa mengikuti perkembangat ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang terjadi. Oleh karena itu, ia harus senantiasa mencari informasi-informasi yang up to date dari berbagai sumber. Salah satu sumber informasi yang mampu memberikan informasi yang up to date adalah internet. Oleh karena itu, keberadaan internet yang didukung oleh wifi di dalam kampus sangatlah penting untuk mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi dari internet.
Dari hasil pengamatan penulis, fasilitas internet yang didukung wifi di lingkungan Fakultas MIPA belum memadai dan belum digunakan dengan optimal oleh mahasiswa. Mahasiswa Fakultas Mipa tidak dapat mengakses internet dengan mudah di sekitar lingkungannya di kampus, hal ini secara tidak disadari membuat frekuensi mahasiswa dalam mangakses informasi dari internet menjadi berkurang.
Tidak maksimalnya pengguanaan wifi di lingkungan Fakultas Mipa, harus mendapatkan perhatian yang lebih dari semua pihak agar tidak berdampak buruk terhadap tingkat prestasi akademik mahasiswa-mahasiswa. Mahasiswa harus memiliki ilmu pengetahuan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lapangan kerja. Oleh karena itu, masalah ini harus secepatnya di selesaikan.
PENUTUP
Kesimpulan
1. Internet dengan dukungan fasilitas wifi memiliki kelebihan dan menawarkan beberapa kemurahan kepada kita antara lalin:
a. Kemudahan akses.
b. Biaya pembangunannya yang relatif murah.
2. Keberadaan fasilitas internet yang didukung oleh teknologi wifi sangatlah penting diwujudkan karena akan membantu mahasiswa dalam meningkatkan prestasi akademiknya.
3. Manfaat dari wifi bagi mahasiswa MIPA adalah
a. Menambah wawasan , pengetahuan, dan kreativitas yang dimilikinya sehingga akan tercipta mahasiswa dengan sumber daya manusia yang unggul.
b. Membantu mahasiswa dalam mencari materi pelajaran akan diperlajari dalam mata kuliahnya.
c. Membantu mahasiswa dalam mencari informasi yang relevan dengan tugas mata kuliahnya.
d. Membantu mahasiswa saling bertukar informasi dengan pihak lain. Hal ini dapat dilakukan dengan cara chatting atau mengirim email.
B. Saran
1. Agar para mahasiswa memanfaatkan fasilitas wifi yang ada di Fakultas Mipa dengan semaksimal mungkin untuk memperoleh informasi ataupun mencari tugas perkuliahan.
2. Agar Fakultas Mipa menyediakan tempat yang baik, misalnya dengan menyediakan cok sambung di gazebo Mipa agar mahasiswa dapat dengan mudah men-charger baterai laptop jika baterenya sudah lemah ketika sedang memakai fasilitas wifi.
DAFTAR PUSTAKA
Anca. 2008. Pengertian Wifi. http://om-anca.blogspot.com/2008/10/pengertian-
wi-fi.html diakses tanggal 04 November 2009.
Adhe. 2008. Manfaat Internet Dalam Dunia Pendidikan
http://adhelimutz.blogspot.com/2008/06/manfaat-internet-dalam-dunia-
pendidikan.html diakses tanggal 04 November 2009
C. Yang, Samuel, S. Chaterjee, dan Charlie C. Chen.2003. Wireless
Communications: Myths and Reality, JAIS Vol. 12
Echnusa. http://nusantaranews.wordpress.com/2009/02/08/daftar-jumlah-
pengguna-internet-dunia-1995-2008/ diakses tanggal 28 Oktober 2009
Moga Aja berguna













