Sunday, 17. February 2008, 00:20:45
Sepasang camar terbang rendah
gadis kecil menatap garis cakrawala
disana, biru langit menyentuh bibir laut
begitu mesra, sangat cinta
seperti pelaut yang merindu kekasih
yang jauh, di sebuah pantai
tempat hati pernah singgah berlabuh
Gadis kecil menarikan kerinduan
menyanyi galau mencari dalam ragu
bicara dalam diam dan sedikit pilu
Makassar, 21 Desember 2005
Mobile Blog Posting
Saturday, 16. February 2008, 23:06:57
Samudera biru luas terbentang
Layar terkembang, perahu di kejauhan
Sepasang camar berkasih di buritan
cinta tidak pernah melaut, selalu berlabuh di daratan
Dan pelaut selalu punya kekasih
yang menunggunya di setiap pelabuhan
Jejak bisu di atas pasir
Gadis kecil memandang langit, sangat biru
siang terik, gadis kecil dahaga akan cinta
siapa hendak mengairinya dengan sejuk jiwa
Tidak perlu ketulusan atau sayang yang sangat
gadis kecil tak peduli itu semua
Gadis kecil hanya lagi haus
Gadis kecil ingin seteguk minum
Air dari sungai cinta
mungkin kau kira jernih dan manis rasanya, tapi tak
air cinta keruh dan pahit di lidah
Indahnya hanya akan kau dapat
bila perasaan kau tinggalkan di belakang
Indahnya adalah penyerahan
keruhnya berarti ia berisi sesuatu
dan pahitnya itu obat
Makassar, 11 Desember 2005
Saturday, 16. February 2008, 13:20:28
Pagi yang hangat, cerita baru datang menghampiri
Gadis kecil coba berdamai, dengan masa lalu
Bahwa semua manusia dasarnya adalah baik
Bahwa semua cinta akan menemukan jalannya
Apa yang terjadi kemarin
Hanya sebuah anomali, sebentuk tragedi
Kejanggalan sistem semesta dalam meniti waktu
Karena semua manusia dasarnya baik
dan semua cinta punyai jalannya
Tak ada yang tak
Gadis kecil berlari mencari
Jejak cinta di atas pasir pantai
Semoga laut pasang subuh tadi
Tak menghapusnya
Makassar, 9 Desember 2005
Friday, 15. February 2008, 22:33:12
Matahari perlahan mendaki pagi, hangat
Gadis kecil menatap masa jauh menempuh
Bimbang untuk beranjak pergi dan
Tak sudi untuk pulang kembali
Di jalanan ini
Terlalu banyak wajah-wajah baik menyapa
Sebagian hanya topeng, sebagian hanya riasan
Hingga yang tersisa hanya sedikit saja, ya …sedikit saja
(agar tak dibilang tak ada)
Bila datang saatnya
Matahari memanas membakar semua topeng
Melelehkan riasan, menghanguskan kepalsuan
Gadis kecil tiba pada takdirnya
Menangisi keindahan yang tak pernah tercipta untuknya
Makassar, 15 November 2005
CLick dapat Duit